Dibayangi Pelemahan Rupiah, Indeks Syariah Kembali Menguat

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 5 Maret 2015 09:46
Dibayangi Pelemahan Rupiah, Indeks Syariah Kembali Menguat
Penguatan sejumlah indeks saham BEI melawan arus pelemahan yang melanda bursa kawasan Asia.

Dream - Indeks acuan saham syariah tak mau terlalu lama tinggal di zona merah. Meski masuk fase konsolidasi, bursa saham Indonesia pagi ini justru dibuka menguat.

Kenaikan terjadi di tengah pemodal asing yang mulai menggelar aksi jual. Pagi ini asing telah membukukan nett sell Rp 12 miliar.

Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 5 Maret 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik tipis 0,225 poin menuju level 174,079.

Meski sempat dilanda pelemahan dengan level terendah 173,843, ISSI kini justru melaju di zona positif. Hingga 36 menit waktu perdagangan, ISSI tercatat telah menguat 0,461 poin (0,27%) ke level 174,315.

Sebanyak 75 emiten syariah telah bergerak ke zona hijau sementara 51 lainnya masih tertekan aksi jual.

Pelaku pasar telah memperdagangkan 5,67 miliar saham dengan nilai Rp 573,25 miliar.

Awal lebih baik justru dicetak saham-saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) pagi ini dibuka menguat 1,267 poin ke level 724,654.

JII sampai di awal perdagangan ini masih terus bertengger di zona positif. JII tercatat telah menguat 3,125 poin (0,44%) ke level 726,539.

Penguatan ini dibantu oleh kenaikan harga saham dari 17 emiten unggulan syariah. Sisanya, 10 emiten bluechips bergerak melemah dan 3 lainnya stagnan.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan dengan naik tipis 9,84 poin (0,18%) ke level 5.457,89.

Penguatan IHSG ini terjadi di tengah kondisi bursa regional yang justru dilanda koreksi. Pelemahan Wall Street membuat pelaku pasar di kawasan Asia memilih menahan diri.

Kekhawatiran pelaku pasar dalam negeri kini tertuju pada nilai tukar rupiah yang terus melemah. Pagi ini rupiah telah menembus level 13.008 per dolar AS.

Beri Komentar