Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Dua Indeks Syariah Rebound.
Dream - Setelah dua hari bergerak loyo di zona merah, indeks syariah akhirnya bisa berbalik menguat. Dua indeks syariah bertengger di zona hijau meski sentimen global dan regional masih belum menentu.
Menguatnya indeks syariah juga ditandai kembalinya dana asing pada saham-saham syariah. Meski melakukan aksi beli, nett buy asing memang masih minim.
Dikutip dari papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu 7 Februari 2018, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menanjak 1,698 poin (0,88%) ke level 193,932. Indeks ISSI menghijau seharian setelah dibuka menguat di 193,948 dan sempat menyentuh level tertinggi di 195,468.
Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII), juga bergerak demikian. Indeks berisi 30 emiten unggulan syariah ini melompat 7,458 poin (0,97%) ke level 774,469.
Transaksi perdagangan saham syariah di pertengahan pekan ini relatif kembali ke kondisi normal. Volume perdagangan turun menjadi 77,93 juta dengan nilai mencapai Rp4,55 triliun.
Asing membukukan nilai beli bersih sebesar Rp42 miliar.
Investor kembali berburu saham-saham saham di sektor barang konsumsi, perdagangan, dan properti yang masing-masing naik 1,32 persen, 1,16 persen, dan 1,06 persen.
Emiten-emiten bluechip syariah pencetak top gainer adalah UNTR yang harga sahamnya naik Rp800, UNVR Rp775, LPPF Rp400, INDF Rp275, dan INCO Rp140.
Sebaliknya, yang menjadi top loser adalah TPIA yang harga sahamnya terkoreksi Rp175, AKRA Rp75, PGAS Rp30, BRPT Rp20, dan WSBP Rp4.
Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 2 poin (0,01%) ke level Rp13.542 per dolar AS.
(Sah)
Advertisement
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai

Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula

Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A