Forbes Kembali Pilih Sri Mulyani dan Nicke Indrawati Masuk Daftar 100 Wanita Paling Berpengaruh di Dunia

Reporter : Okti Nur Alifia
Rabu, 7 Desember 2022 11:48
Forbes Kembali Pilih Sri Mulyani dan Nicke Indrawati Masuk Daftar 100 Wanita Paling Berpengaruh di Dunia
Forbes menjelaskan jika daftar 100 wanita paling berpengaruh ini ditentukan dengan empat metrik utama. Keempatnya yakni uang, media, dampak, dan lingkup pengaruh.

Dream - Forbes kembali merilis daftar 100 wanita paling berpengaruh di dunia untuk tahun 2022. Dua perempuan Indonesia kembali masuk daftar bertajuk The World's 100 Most Powerful Women 2022 pada Senin 6 Desember 2022.

Mereka adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati. Sri Mulyani berada di peringkat 47 dan Nicke Widyawati menempati posisi ke-49. Adapun posisi teratas dipegang oleh Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen.

Forbes menjelaskan jika daftar 100 wanita paling berpengaruh ini ditentukan dengan empat metrik utama. Keempatnya yakni uang, media, dampak, dan lingkup pengaruh.

" Untuk para pemimpin politik, kami menimbang produk domestik bruto dan populasi; untuk pemimpin perusahaan, pendapatan dan jumlah karyawan; dan media menyebutkan dan menjangkau semua. Hasilnya adalah kumpulan wanita yang melawan status quo," demikian keterangan Forbes.

1 dari 3 halaman

Sri Mulyani

Forbes menjelaskan bahwa Sri Mulyani Indrawati kembali ke posisinya sebagai menteri keuangan setelah menjabat sebagai direktur pelaksana dan COO Bank Dunia.

Sebagai menteri keuangan, Sri Mulyani dinilai mampu meningkatkan penerimaan negara melalui reformasi pajak dengan memperluas layanan e-filing dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Forbes juga menyebutkan jika sang menteri pernah menerima penghargaan prestisius Best Minister di World Government Summit atas upayanya melaksanakan reformasi.

2 dari 3 halaman

Selama di Bank Dunia, Sri Mulyani telah menggunakan platformnya untuk mempromosikan kesetaraan gender.

Selama menjabat sebagai menteri keuangan Indonesia dari tahun 2005 hingga 2010, Sri Mulyani juga membantu memandu transisi negara dari otokrasi ke demokrasi.

“ Indrawati menerbitkan laporan tentang bagaimana kesenjangan dalam partisipasi angkatan kerja perempuan menyebabkan hilangnya pendapatan setara dengan seperempat dari PDB di Timur Tengah,” tulis Forbes.

3 dari 3 halaman

Nicke Widyawati

Kemudian untuk Nicke Widyawati, Forbes menuliskan Nicke adalah CEO dan presiden direktur perusahaan minyak dan gas Indonesia yakni Pertamina. Nicke adalah direktur utama wanita kedua yang pernah memimpin Pertamina.

Forbes menyebut karena Pertamina merupakan milik negara, pekerjaan Nicke bergantung pada keputusan pemerintah Indonesia.

Pada tahun 2022, ketika Indonesia menjadi presiden G20, Widyawati menjadi penjabat ketua gugus tugas energi kelompok tersebut. Selain itu Forbes juga mengatakan bahwa Pertamina adalah importir gas terbesar di Asia.

 

 

Beri Komentar