Dua Indeks Syariah Kompak Menguat Hari Ini.
Dream – Penguatan indeks syariah berlanjut meski harus dilalui dengan susah payah. Kedua indeks syariah kompak ditutup menguat ketika perdagangan harian di lantai berakhir.
Kondisi regional yang kurang bersemangat ikut mempengaruhi pelaku pasar yang menahan diri kembali melantai. Saham-saham yang kemarin mencetak untung malah dilanda aksi ambil untung.
Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis 23 November 2017, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), menguat 0,021 poin (0,01%) ke level 183,913. Indeks ini sempat bergerak fluktuatif dengan posisi terendah di level 183,716. Aksi beli jelang penutupan berhasil mendorong kembali ISSI ke zona hijau.
Kondisi serupa juga dialami indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII). Indeks berisi 30 bluechips syariah ini menanjak 1,423 poin (0,19%) ke level 733,105.
Volume maupun nilai transaksi perdagangan saham syariah menurun signifikan di perdagangan hari ini. Dengan 63,73 juta saham yang beralih tangan, nilai transaksi perdagangan saham syariah turun sedikit menjadi Rp4,36 triliun.
Meski berkurang, aksi beli pemodal asing pada saham-saham syariah tak terlalu berkurang banyak. Asing mencatat nett buy sebesar Rp466 miliar. Penurunan besar terjadi pada saham bluechips syariah yang mencatat nilai beli bersih saham Rp56 miliar, turun dari sebelumnya Rp153 miliar.
Investor banyak memainkan sahamnya di sektor perdagangan yang mengalami kenaikan indeks 0,51 persen. Penguatan indeks juga terjadi di saham sektor infrastruktur sebesar 0,47 persen dan industri aneka 0,28 persen.
Sektor yang indeksnya terkoreksi paling tajam adalah sektor pertambangan yang indeksnya turun 1,03 persen, keuangan 0,4 persen, dan barang konsumsi 0,27 persen.
Saham LPPF meningkat sebesar Rp200 per lembar, AKRA Rp175, SMGR Rp150, INDF Rp75, dan EXCL Rp70.
Sebaliknya, yang menjadi top loser adalah PTBA yang harga sahamnya turun Rp150, UNTR Rp125, ICBP Rp100, UNVR Rp100, dan INCO Rp50.
Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 30 poin (0,22%) ke level Rp13.493 per dolar AS.
(Sah)
Advertisement

Penelitian Ungkap Kebiasaan Screen Time Menggunakan Media Sosial Bisa Sebabkan Jerawat pada Remaja

Tak Hanya Indonesia, Ini Negara yang Juga Merayakan 17 Agustus sebagai Hari Kemerdekaan

Benarkah Iskandar Zulkarnain dan Alexander the Great adalah Orang yang Sama?

Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi agar Tetap Berenergi tetapi Tidak Mengganggu Tidur?

Apa Sebenarnya Wangi Musk? Mengapa Aroma Ini Tengah Digemari?

Sering Dikira Makanan Sehat, Sejumlah Makanan dan Minuman Ini Ternyata Makanan Olahan

Dead Butt Syndrome: Ketika Terlalu Lama Duduk Membuat Otot Bokong “Lupa” Bekerja