Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Asuransi Syariah.
Dream – Sejumlah pelaku industri asuransi syariah menyayangkan Indonesia yang belum bisa menjadi pemimpin sektor ini. Padahal, negeri ini punya potensi asuransi syariah yang cukup besar.
Chief Agency Officer Syariah Sun Life, Norman Nugraha, mengatakan Indonesia memiliki jumlah penduduk Muslim sebesar 87,6 persen dari total populasi. Ini merupakan pangsa pasar sangat besar yang sayang dilewatkan.
“ Harusnya sentra asuransi syariah dan wakaf ada di Indonesia,” kata Norman dalam peluncuran manfaat wakaf untuk asuransi syariah Sun Life Indonesia di Jakarta, Senin, 14 Agustus 2017.
Dia juga menyayangkan kecilnya penetrasi asuransi di Indonesia akibat tingkat literasi mengenai asuransi masih rendah. Meski demikian, Norman mengatakan asuransi syariah masih punya potensi untuk berkembang di Indonesia.
“ Dari setiap 100 orang, hanya 18 orang uang melek finansial,” kata dia,
Berbicara soal fitur wakaf pada Sun Life Syariah, menurut Norman, manfaatnya berlaku untuk semua produk Sun Life. Peserta asuransi syariah bisa mewakafkan manfaat asuransi maksimal 45 persen dari santunan asuransi dan sepertiga manfaat investasi yang diterima untuk wakaf.
Batasan maksimal wakaf ini telah ditentukan oleh Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI). Berdasarkan ketentuan itu, manfaat investasi harus tetap dinikmati oleh ahli waris.
“ Ketika hidup, peserta dapat mewakafkan dana investasi. Ketika meninggal dunia, peserta dapat mewakafkan manfaat asuransi atau investasi,” kata Norman.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya