Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Foto: Tangkapan Layar Kanal YouTube Indorasa28
Dream - Kisah seorang mantan karyawan hotel ini bisa dijadikan inspirasi. Berawal dari pengalaman di tempat kerjanya, pria ini terinspirasi untuk membuat American Breakfast versi Indonesia. Hal itupun ia wujudkan dengan membuka usaha kuliner kaki lima yang diberi nama Sarapan ala Bule.
Melansir dari unggahan video di kanal Youtube Indorasa 28, 7 Februari 2022, pria ini menjual sarapan ala bule tersebut dengan harga yang ekonomis sehingga dapat dicicipi oleh semua kalangan.
" Idenya dulu pernah bekerja di hotel terus kebetulan mau jualan malam tapi kok hujan terus akhirnya tak ganti pagi. Biasanya orang si menyebutnya English Breakfast atau American Breakfast," ujar pedagang tersebut.
Pria ini hanya menjual 3 menu, di antaranya sandwich atau roti lapis dengan telur dan salad sayur yang dibanderol seharga Rp12 ribu. Untuk omelette lengkap yang berisi telur jamur, sosis, jagung, roti bakar, kentang, keju hingga berbagai macam sayuran lainnya dibanderol dengan harga Rp15 ribu.
Pada awalnya ia menemukan kesulitan saat menjual kuliner khas barat tersebut, karena masyarakat sekitar yang masih awam dengan menunya. Kini, setiap harinya, pria ini bisa menghabiskan sampai 20 kilogram telur untuk membuat omelette.
Lokasi gerobak penjual menu sarapan ala bule tersebut berada di Taman olahraga Gulun, Madiun. Penjual makanan ini buka hanya 3 jam, mulai dari pukul 06.30 WIB sampai dengan 11.30 WIB.
Meski hanya berjualan dengan gerobak di pinggir jalan, pedagang tersebut mengaku bahwa ia bisa mendapatkan omset mencapai jutaan rupiah setiap harinya. Bahkan, saat akhir pekan omsetnya bisa naik sampai dua kali lipat.
" Kalau hari biasa omset kurang lebih Rp1,5 juta bisa lebih. Kalau hari Sabtu dan Minggu itu biasanya Rp3 juta sampai Rp3,5 juta," ungkap pedagang tersebut.
Ia mengaku mengeluarkan modal awal untuk berjualan sebesar Rp5 juta, jika dihitung setiap minggunya pedagang tersebut bisa mengumpulkan uang mencapai Rp10 juta. Dengan begitu, inovasi bisnis kuliner tersebut bisa dijadikan sebagai salah satu inspirasi ide bisnis yang cukup menjanjikan.