Penyambutan Raja Salman Saat Berkunjung Ke AS (wikimedia.org)
Dream – Raja Arab Saudi, Raja Salman bin Abdul Aziz, dijadwalkan akan berkunjung ke Indonesia pada 1-9 Maret 2017. Rencananya, Raja Salman akan memboyong rombongan dengan jumlah yang sangat besar, yaitu 1.500 orang, 10 menteri, dan 25 pangeran.
Kunjungan orang nomor satu di Arab Saudi ini membawa berkah bagi PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JAS). Perusahaan ini akan memberikan layanan ground handling bagi pesawat rombongan kerajaan Arab Saudi di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, dan Bandara Ngurah Rai, Bali.
Sekadar informasi, ground handling ini merupakan proses penanganan penumpang, bagasi, kargo, dan pos yang dilakukan dari proses embarkasi (departure) sampai proses debarkasi (arrival).
Station Manager JAS di Bandara Halim Perdana Kusuma, Satria, mengatakan pesawat Saudi Arabian (SV) yang mengangkut kargo milik kerajaan Arab Saudi, sudah mulai berdatangan di Bandara Halim Perdana Kusuma dan Bandara Ngurah Rai.
“ Ada sekitar 20 penerbangan yang akan kami tangani, khususnya di Halim,” kata Satria di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu 22 Februari 2017.
Dia mengatakan JAS turut melayani konfigurasi Boeing, termasuk Boeing tipe B747 400, B747 Freighter, B777, B757, dan B737 800.
“ Secara khusus, kami men-deploy main deck loader dari Bandara Cengkareng (Soekarno-Hatta), berkapasitas 32 ton untuk naik turunnya kargo mereka di Bandara Halim Perdana Kusuma dan Bandara Ngurah Rai,” kata dia.
Sekadar tambahan, JAS ini merupakan perusahaan yang bergerak di bidang ground and cargo handling sejak tahun 1984. Perusahaan ini beroperasi di 12 bandara Indonesia serta melayani 34 maskapai internasional dan 7 maskapai nasional.
“ Ini merupakan suatu kepercayaan Saudi kepada kami. Kami bangga berkontribusi dalam sejarah. Harapan kami semoga operasional berjalan lancar dan kedua negara bisa lebih meningkatkan hubungan bilateral,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global