Presiden Joko Widodo Dan Ibu Negara Saat Berada Di Pesawat Kepresidenan (Setkab.go.id)
Dream - Kunjungan Presiden Joko Widodo ke empat negara Eropa tak sia-sia. Perjalanan 5 hari ke Benua Biru itu berhasil membawa uang US$ 20 miliar, setara Rp 263,9 triliun, dalam bentuk investasi di Tanah Air.
Seperti diketahui, Presiden melakukan kunjungan kerja ke 4 negara anggota Uni Eropa yaitu Republik Federal Jerman, Kerajaan Inggris, Kerajaan Belgia, dan Kerajaan Belanda.
Dalam setiap kunjungan ke-4 negara tersebut, Presiden juga menghadiri forum bisnis pengusaha Indonesia dan pengusaha setiap negara kunjungan.
“ Total deal business to business yang saya catat, ini di luar kita, ada US$ 20,5 miliar,” kata Jokowi mengutip laman Setkab, Senin, 25 April 2016.
Dalam keterangan persnya kepada wartawan di Bandara Halim Perdanakusuma (23/4), Presiden mengungkapkan di setiap negara yang dikunjungi, komitmen dan prioritas kerja sama yang diusung berbeda-beda.
Di Jerman, Indonesia hanya fokus pada satu hal yaitu pelatihan dan pendidikan vokasi.
“ Vocational school, vocational training untuk menciptakan tenaga terampil yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan kompetitif,” kata Presiden
Dalam kunjungan ke Inggris, lanjut Presiden, fokus kerja samanya yaitu di bidang kreatif ekonomi dan industri kreatif.
“ Nanti akan segera ditindaklanjuti oleh Bekraf. Saya senang kemarin melihat lima desainer muda Indonesia yang memajang produknya di department store besar yang ada di London,” ungkap Presiden.
Sementara Belgia atau juga dengan Uni Eropa, kata Presiden, kecepatan Indonesia dalam menyelesaikan scoping paper Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) sangat dihargai.
“ Kita tinggal melanjutkan kepada negoisasinya,” ujar Jokowi.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres
