KEIN Pesan Jokowi Manfaatkan Momentum Pertumbuhan Ekonomi

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 8 Agustus 2016 06:30
KEIN Pesan Jokowi Manfaatkan Momentum Pertumbuhan Ekonomi
Pada kuartal II, perekonomian Indonesia tumbuh positif.

Dream – Pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2016 tercatat sebesar 5,18 persen. Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) berpesan kepada pemerintah untuk bisa memanfaatkan pertumbuhan ini untuk mencapai pertumbuhan yang inklusif.

“ Stimulus dari belanja pemerintah ini diharapkan mampu dapat memicu pergerakan di sektor riil,” ujar kata Wakil KEIN, Arif Budimanta, di Jakarta, dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Sabtu 6 Agustus 2016.

Sekadar mengingatkan, Badan Pusat Stastistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi kuartal II tahun ini lebih baik daripada kuartal II tahun sebelumnya. Salah satu pendorong utamanya adalah pertumbuham komponen pengeluaran konsumsi pemerintah, yaitu sebesar 6,28 persen.

Berbicara tentang komponen belanja pemerintah, Arif mengharapkan komponen belanja bisa menjadi stimulus terhadap peningkatan produktivitas. Peningkatan tersebut terjadi pada kinerja industri atau dunia usaha, sehingga bisa mendorong penciptaan lapangan kerja yang bisa dinikmati masyarakat.

" Dengan demikian, ketahanan sosial masyarakat akan serta-merta tercipta," kata dia.

Untuk mencapai target itu, Arif meminta pemerintah memperhatikan efek ganda (multiplier effect) dalam merealisasikan belanja pemerintah. Pada belanja infrastruktur ini, belanja pemerintah harus diupayakan supaya bisa menciptakan kesempatan keterlibatan sektor usaha padaat karya dan punya hubungan dengan kebutuhan investasi langsung (direct investment) dan industrialisasi.

Dengan skenario tersebut, akan semakin banyak menciptakan kesempatan kerja. Kondisi ini akan sangat membantu meningkatkan konsumsi masyarakat, sebagai faktor penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan ketahanan sosial masyarakat melalui daya beli yang baik.

" Dengan demikian, pertumbuhan yang dicapai bisa jadi pengungkit untuk mencapai pertumbuhan yang inklusif," kata dia.

Beri Komentar