Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: (Ki-ka) Adinda Artemissia, Direktur Utama Kreditcepat PT. Alfa Finance Indonesia, Janis Rubins, Perwakilan Dari Alfa Fintech SIA Untuk Indonesia, Ingars Zagorskis, Kreditcepat, CoÃ�¢ÃÂ&
Dream – Perkembangan bisnis financial technology tenar disebut fintech menarik perhatian investor dalam dan luar negeri. Pertumbuhan ekonomi yang stabil dan kemajuan teknologi yang cepat membuat bisnis ini berkembang pesat.
Kondisi ini mendorong PT Alfa Finance Indonesia untuk ikut mencicipi kue bisnis yang terbilang masih kecil. Menghadirkan Kreditcepat, Alfa Finance berharap bisa melayani pinjam meminjam uang berbasis teknologi dalam memenuhi kebutuhan ekonomi secara digital.
Terhitung sejak Juni 2018 lalu, fintech ini telah resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“ Terdaftar secara resmi di OJK merupakan bentuk kepercayaan pemerintah kepada Kreditcepat. Status ini tentunya akan menambah kepercayaan masyarakat kepada kami secara keseluruhan," ucap Ingars Zagorskis, co – founder Alfa Fintech SIA lewat pesan surel yang masuk ke Dream.co.id, pada 2 Agustus 2018.
Ingars menjamin bisnis perusahaan akan senantiasa memenuhi ketentuan hukum di Indonesia sekaligus memberikan layanan terbaik bagi nasabah.
Dengan mengaplikasikan bisnis model peer to peer lending (P2P lending), aplikasi fintech ini berupaya tetap memegang teguh kepercayaan dan keuntungan bersama menjadi dalam menjalankan kerjasama ekonomi kecil.

“ Tujuan utama di 2018 ini adalah untuk menghidupkan brand name Kreditcepat, yang berarti mendanai klien dalam 15 menit, dalam proses pengajuannya, bahkan semenit untuk klien setia," kata Janis Rubins, perwakilan dari Alfa Fintech SIA untuk Indonesia

Adinda Artemissia, Direktur Utama PT. Alfa Finance Indonesia mengatakan kehadiran platformnya merupakan wujud dari komitmen meningkatkan inklusi dan literasi keuangan di Indonesia, Perusahaan bahkan akan mulai bergerak cepat memberikan sosialisasi dan edukasi fintech dalam beberapa bulan ke depan.
Hal ini dilakukan Kreditcepat karena dengan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perkembangan finansial digital akan menghasilkan masyarakat ekonomi yang giat dan bertanggung jawab.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya