Mendag: Minyak Goreng Curah Tak Dilarang

Reporter : Eko Huda S
Rabu, 9 Oktober 2019 10:48
Mendag: Minyak Goreng Curah Tak Dilarang
“Pemerintah masih tetap memberikan kesempatan untuk penggunaan minyak goreng curah, juga mempersilakan bagi masyarakat yang masih mempergunakan minyak goreng curah,” tambah Enggar

Dream - Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, mengatakan bahwa pemerintah tidak melarang masyarakat menggunakan minyak goreng curah. Menurut dia, kebijakan minyak goreng kemasan ditujukan untuk melindungi masyarakat.

“ Konsumen dan umat harus terlindungi. Dan, harus tersedia produk yang dipastikan higienitasnya dan halal,” kata Enggar dikutip dari , Rabu 9 Oktober 2019.

Enggartiasto menambahkan, pemerintah sebenarnya menyerukan agar konsumen lebih cerdas memilih minyak goreng yang terjamin kehalalannya, higienitasnya, juga kandungan gizi.

“ Pemerintah masih tetap memberikan kesempatan untuk penggunaan minyak goreng curah, juga mempersilakan bagi masyarakat yang masih mempergunakan minyak goreng curah,” tambah dia.

1 dari 1 halaman

Tidak Ditarik

Namun demikian, Enggar berharap agar produsen segera mengisi pasar dengan minyak goreng kemasan sederhana dan mematuhi harga eceran tertinggi (HET) Rp11.000 per liter.

Enggar menegaskan, pemerintah sama sekali tidak bermaksud mematikan industri rakyat serta usaha kecil dan menengah yang biasa menggunakan minyak goreng curah.

Oleh karena itu, dia memastikan harga minyak goreng kemasan dan ketersediaannya dijamin pemerintah, tidak memberatkan, dan tidak berbeda jauh dengan minyak goreng curah.

Kemasan-kemasan ini juga terdiri dari kemasan yang kecil dan ekonomis, hingga yang besar, mulai dari 200 ml sampai 1 liter. Enggar juga memastikan pemerintah tidak akan menarik minyak goreng curah dari pasaran.

“ Tidak ditarik. Jadi, per tanggal 1 Januari (2020) harus ada minyak goreng kemasan di setiap warung, juga sampai di pelosok-pelosok desa,” tegas Enggar.

Beri Komentar
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie