Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Presiden Jokowi Saat Meninjau Pabrik Proton Malaysia ( ANTARA FOTO/Udden Abdul)
Dream - Heboh isu Mobil Nasional (Mobnas) buatan pabrikan Malaysia, Proton masih terus bergulir. Kali ini, bos di jajaran menteri bidang keuangan unjuk bicara.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Sofyan Djalil menuding sebutan mobil nasional yang disampaikan Proton merupakan klaim sepihak.
"Mereka mungkin asal klaim saja kali. Ini bukan nasional," ujar Sofyan seperti dikutip dari laman Merdeka.com, Selasa, 11 Februari 2015.
Sofyan menjelaskan, pemerintah Indonesia menyambut baik kerjasama ini karena dianggap bisa menciptakan lapangan kerja baru.
Sementara terkait isu mobil nasional yang santer terdengar, Sofyan menjelaskan kerjasama yang dilakukan Proton adalah swasta akan membangun industri di Indonesia.
Kerjasama yang dijalin tersebut murni bisnis semata. "Itu kan business to business," ujarnya.
Sebelumnya, surat keterangan pers Proton terkait penandatangan nota kesepahaman dengan PT Adiperkasa Citra Lestari secara tegas menyebutkan kerjasama dilakukan untuk membangun mobil nasional.
Goyang Jepang
Pada bagian lain, Sofyan berharap siapapun investor yang masuk ke Indonesia mampu menggoyang dominasi produsen otomotif Jepang.
Selama ini, lanjut Sofyan, sejumlah pabrikan otomotif di luar Jepang telah mencoba masuk ke pasar Indonesia. Sayangnya, belum ada satupun yang berhasil menggoyahkan dominasi produsen mobil dari Negeri Sakura tersebut.
"Untuk diketahui motor di Indonesia itu semua Jepang, dulu sempat diundang motor China, laku luar biasa dan harga motor Jepang langsung turun. Sayangnya kualitas motor China enggak bagus, harga motor Jepang naik lagi," jelasnya.
Bagi pemerintah, industri otomotif di Tanah Air diharapkan bisa berkompetisi dengan lebih baik. Bahkan jika mungkin bisa membuat harga mobil menjadi lebih murah. (Ism)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS