Berukuran Seluas Lapangan Bola, Pesawat Terbesar di Dunia Akan Dijual

Reporter : Idho Rahaldi
Rabu, 19 Juni 2019 06:38
Berukuran Seluas Lapangan Bola, Pesawat Terbesar di Dunia Akan Dijual
Harganya pun tak main-main!

Dream - Setelah sukses menjalani penerbangan perdana di Gurun Mojave di California, Amerika Serikat, Sabtu 13 April 2019 lalu, pesawat terbesar di dunia Stratolaunch akhirnya siap dipasarkan.

Untuk membawa pesawat ini ke hanggar, si pembeli harus menyiapkan kocek dalam. Pembuatnya melepas dengan harganya selangit.

Pesawat putih yang dinamai Roc itu dibanderol dengan harga mencapai US$400 juta atau Rp 5,7 triliun.

Harga tersebut sudah termasuk kepemilikan, hak kekayaan intelektual, serta berbagai fasilitas.

Melansir CNBC, pesawat raksasa ini memiliki lebar sayap sepanjang lapangan sepak bola Amerika, dengan panjang 385 kaki (117 meter).

Pesawat

Stratolaunch diterbangkan dengan tenaga dari enam mesin di atas pesawat kembar.

1 dari 1 halaman

Siapa yang Akan Membeli?

Pesawat tersebut merupakan impian dari Paul Alen. Namun sayang Paul dia tak sempat melihat pesawat dengan bobot 500.000 pound tersebut mengudara karena meninggal di usia 65 tahun.

Stratolaunch System didirikan pada 2011, yang bertujuan untuk menciptakan pesawat yang bisa menjadi platform peluncuran seluler yang menyediakan akses mudah ke luar angkasa. Tujuan Stratolaunch adalah membawa kendaraan tinggi ke atmosfer, yakni di ketinggian 35.000 kaki, kemudian terbang lebih tinggi lagi.

Harga yang ditawarkan memang cukup tinggi, yakni Rp 5,7 triliun. Akan tetapi pembeli tidak akan mendapatkan sebuah pesawat, mereka juga mendapatkan hak kekayaan intelektual hingga fasilitas pesawat tersebut. Misalnya adalah hanggar dan tempat penyimpanan pesawatnya.

" Stratolaunch masih beroperasi. Kami akan memberikan update jika ada berita yang hendak dibagikan," kata juru bicara Stratolaunch Cecilya Moreno.

Hingga saat ini belum diketahui siapa yang akan membeli pesawat terbesar di dunia tersebut. Kemungkinan besar, jika ada yang membeli pesawat besar itu adalah perusahaan ruang angkasa komersial SpaceX milik Elon Musk dan Blue Origin milik Jeff Bezos.

(Sah, Sumber: CNBC)

Beri Komentar