Pendiri EBay, Pierre Omidyar. (Foto: Pando.com)
Dream – Sebuah yayasan investasi amal yang didirikan oleh pendiri eBay, Pierre Omidyar, Omidyar Network, membuat satu percobaan. Yayasan itu membagikan uang senilai total US$493 ribu atau Rp6,55 miliar kepada masyarakat Kenya secara cuma-cuma.
Dilansir dari Business Insider, Jumat 10 Januari 2017, ekspresimen yang diberi nama sumbangan GiveDirectly ini, menyasar kepada masyarakat yang mendapatkan penghasilan di bawah pendapatan dasar.
Mereka akan mendapatkan uang untuk menutup kebutuhan dasar seperti sewa rumah, makanan, dan pakaian.
GiveDirectly ini menjalankan proyek kecil-kecilan di beberapa pedesaan di Kenya. Tapi, dalam beberapa bulan ke depan, proyek ini akan menjadi proyek pendapatan terbesar di dalam sejarah.
Lebih dari 26 ribu orang akan mendapatkan uang gratis dalam waktu 12 tahun, baik uang itu diberikan sekaligus ataupun terpisah.
Memang banyak studi jangka panjang tentang basic income. Akan tetapi, studi ini menunjukkan, sesuatu yang baik datang dari aksi menolong orang miskin untuk bertemu dengan kebutuhan finansialnya.
Proyek ini menunjukkan, tingkat stres orang turun ketika daya beli mereka meningkat. Orang-orang mulai mendirikan usaha, menyekolahkan anak, dan memperbaiki rumah. Beberapa kajian menunjukkan konsumsi obat-obatan dan minuman beralkohol—dua barang ini kerap digunakan untuk menurunkan stres—pun berkurang.
“ Yayasan Omidyar Network percaya bahwa mendorong masyarakat menjadi lebih baik, punya dampak yang besar dan menunjukkan manfaat yang besar dari bantuan tunai,” tulis manajer Omidyar Network, Tracy William, dan rekannya, Mike Kubzansky, di situs Omidyar Network.
Yayasan Omidyar membidik dana amal sebesar US$30 juta (Rp399,06 miliar). Saat ini, mereka telah menggalang dana sebesar US$23,7 miliar (Rp315,27 miliar). (Ism)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global