Dream - Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,06 persen pada tahun 2014 lalu. Angka tersebut menempatkan Indonesia di posisi ketiga sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di antara negara-negara anggota G20.
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, mengatakan angka tersebut menunjukkan laju pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi. Terlebih, tahun lalu Indonesia dihadapkan pada ketidakpastian perekonomian dunia, gejolak di pasar keuangan dan penurunan kinerja perekonomian Tiongkok serta negara-negara Eropa.
Gejoak inilah yang kemudian menyebabkan terjadinya penurunan investasi dan permintaan barang dari Indonesia.
" Di antara negara-negara emerging markets utama, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia menempati posisi ketiga tertinggi, walaupun mengalami penurunan dibanding tahun lalu," ujar Bambang seperti dikutip dari laman situs Kementerian Keuangan, Rabu, 8 Juli 2015.
Capaian tersebut juga diiringi dengan masih terjaganya daya beli masyarakat, yang tercermin dari pertumbuhan komsumsi rumah tangga yang mencapai lebih dari 5 persen.
" Konsumsi rumah tangga masih dapat tumbuh di atas 5 persen, menunjukkan bahwa daya beli masyarakat masih cukup kuat," tambahnya.
Advertisement

14 Agustus Dirayakan sebagai Hari Pramuka, Ketahui Sejarah dan Kapan Mulai Dirayakan

Cara Menurunkan Berat Badan Secara Alami Lewat Perubahan Pola Makan dan Gaya Hidup

Mengapa Banyak Orang Suka Sound Horeg? Ketahui Penyebab dan Bahaya Paparannya Terlalu Lama

Jenis-Jenis Parfum dan Bedanya: Mengenal EDP, EDT, Extrait, dan Cologne

Siapa Manusia Paling Terasing dan Sedikit Berinteraksi dengan Dunia Luar?


Cara Mengurangi Kebiasaan Jajan pada Anak dan Mulai Mengajari Cara Mengatur Keuangan