Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Pesawat Ethiopian Airlines (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Boeing 737 Max 8 kembali jadi sorotan publik usai jatuhnya pesawat milik maskapai Ethiopian Airlines kode penerbangan 302. Pesawat itu jatuh dan menewaskan 157 orang pada Minggu, 10 Maret 2019.
Boeing 737 Max 8 merupakan tipe pesawat serupa dengan milik Lion Air JT610. Diketahui, JT610 jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat pada Senin, 29 Oktober 2018.
Terkait insiden ini, pihak Boeing menyampaikan duka cita mendalam.
" Boeing berduka cita sedalam-dalamnya atas kecelakaan yang menimpa penumpang dan kru pesawat Ethiopian Airlines bernomor 302, sebuah pesawat 737 Max 8," demikian pernyataan resmi Boeing, dikutip dari The Washington Post, Senin 11 Maret 2019.
Produsen pesawat ini menyiapkan tim untuk asistensi investigasi. " Kami turut bersimpati kepada keluarga penumpang dan kru, yang ditinggalkan," kata Boeing.
Chief Executive Officer (CEO) Boeing, Dennis Muilenburg, berjanji mempelajari penyebab kecelakaan tersebut. Produsen pesawat asal Amerika Serikat ini juga bakal meningkatkan sistem keamanan.
" Kami akan mempelajari kecelakaan ini dan terus meningkatkan catatan keamanan (Boeing 737 Max 8)," kata Muilenburg dalam keterangan tertulisnya.
Otoritas kecelakaan penerbangan Addis Ababa telah menerjunkan tim untuk menggelar investigasi terkait jatuhnya pesawat ini. Hingga saat ini, penyebab jatuhnya pesawat tersebut masih dalam pelacakan.
Sebagai catatan, pada Oktober 2018, Lion Air dengan kode pesawat PK-LQP jatuh di Tanjung Karawang. Insiden itu menyebabkan 189 orang tewas.
Pesawat tersebut merupakan generasi terbaru dari seri 737 yang oleh Boeing diberi kode tipe MAX 8. Dugaan sementara, pesawat tersebut jatuh akibat kerusakan pada sensor ketinggian.
Sementara, pesawat kode 302 merupakan salah satu dari lima unit Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan Ethiopian Airlines. Kabarnya, maskapai asal Ethiopia itu tengah memesan 25 unit pesawat tersebut.(Sah)
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes