Pedagang Valas Di Bilangan Senen, Jakarta (Antarafoto.com)
Dream - Kurs rupiah terhadap dollar AS sepanjang pekan ini tercatat melemah 0,6 persen menjadi 13,747 per dollar AS.
Sepanjang bulan November ini rupiah tercatat sudah turun 0,4 persen. Padahal sebulan sebelumnya, rupiah justru yang menjadi terkuat di Asia usai naik 7 persen. Terbesar sejak 2009.
Data kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI), Jumat, 27 November 2015 mencatat rupiah turun tipis 14 poin dari perdagangan kemarin di level 13.733 per dollar AS.
Sepanjang pekan ini, rupiah telah berkoreksi 51 poin dari posisi awal pekan di level 13.696 per dollar AS.
Kurs rupiah di pertengahan pekan sempat bergerak positif saat menguat ke level 13.673 per dollar AS. Namun menjelang akhir pekan, rupiah justru berbalik melemah.
Vivek Rajpal, analis dari Nomura Holding di Singapura dikutip dari laman Bloomberg mengatakan, pelaku pasar tampaknya melihat mulai adanya pelonggaran moneter di Indonesia.
" Market mulai nyaman dengan pergerakan inflasi," kata Vivek.
Bahkan Vivek memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan memangkas tingkat suku bunga acuan (BI rate) pada awal tahun 2016. Pertimbangannya menunggu hasil pertemuan The Fed yang diproyeksikan bakal menaikkan tingkat suku bunganya.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9

7 Aturan Parenting yang Tidak Harus Selalu Diikuti dan 3 Hal yang Wajib Diterapkan Orangtua


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak