Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tiga Indeks Syariah Sama-sama Menguat.
Dream - Saham-saham sektor pertambangan unjuk gigi di pertengahan pekan ini. Tiga indeks acuan saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) kompak berbalik menguat saat perdagangan harian, Rabu, 18 Juli 2018 ditutup.
Penguatan indeks terjadi di tengah kurs rupiah yang kembali mengalami tekanan. Data perdagangan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) mencatat dollar di sejumlah perbankan kembali bertengger di level rata-rata Rp14.404
Dikutip dari idx.co.id, Rabu 18 Juli 2018, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup menguat 1,33 poin (0,76%) ke level 176.281.
Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga terangkat 5,24 poin (0,8%) ke level 662,995.
Begitupula dengan Jakarta Islamic Index 70 (JII70) yang menanjak 1,78 poin (0,82%) ke level 219,592.
Secara keseluruhan, total frekuensi perdagangan di lantai bursa terjadi sebanyak 380.464 kali dengan volume perdagangan saham 11,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 7,4 triliun.
Investor asing jual saham Rp 27,13 miliar di pasar seluruhnya.
Sektor pertambangan, infrastruktur, dan pertanian menjadi motor utama penggerak perdagangan. Masing-masing indeks ini naik 1,88 persen, 1,53 persen, dan 1,31 persen.
Investor kurang berminat dengan saham properti dan perdgangan sehingga indeks perdagangan turun 0,99 persen dan properti 0,08 persen.
Berdasarkan data Bank Indonesia, kurs tengah rupiah terhadap dolar AS mencapai Rp14.406 per dolar AS. Nilai tukarnya turun dari nilai tukar rupiah kemarin, Selasa 17 Juli 2018, yang mencapai Rp14.391 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya