Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - PT Bio Farma (Persero) terus meningkatkan kapasitas penyediaan vaksin Covid-19. Setelah dengan Sinovac, Bio Farma mulai melakukan penjajakan kerja sama dengan perusahaan vaksin lain.
" Kami mulai bekerja sama melakukan pembicaraan dengan Sinopharm," ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Bio Farma, Bambang Heriyanto, disiarkan channel YouTube Kementerian Kesehatan.
Sinopharm merupakan perusahaan farmasi milik Pemerintah China yang berbasis di Beijing. Perusahaan ini mengembangan vaksin dengan platform inactivated atau menggunakan virus yang telah mati.
" Ini sama seperti Sinovac," kata Bambang.
Jika terjadi kerja sama, menurut Bambang, nantinya pengadaan vaksin Sinopharm ditangani oleh PT Kimia Farma Tbk.
Selain dengan Sinopharm, Bio Farma juga melakukan penjajakan kerja sama dengan Moderna. Moderna merupakan perusahaan farmasi Amerika Serikat yang juga memproduksi vaksin Covid-19.
" Ini kita sedang menjajaki kerja sama dengan Moderna, vaksin dari Amerika Serikat dengan platform mRNA," terang Bambang.
Lebih lanjut, Bambang mengatakan dalam menjalankan kerja sama tersebut pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan lembaga terkait. Ini untuk memastikan ketersediaan vaksin untuk program vaksinasi nasional Pemerintah ataupun vaksinasi gotong royong.
" Agar seluruh program vaksinasi baik program vaksinasi pemerintah maupun program vaksinasi gotong royong bisa berjalan lancar dengan baik," kata Bambang.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak