Ilustrasi Anjing. (Foto: Pixabay)
Dream – Rasa cinta mengalahkan segalanya. Inilah yang dirasakan oleh seorang wanita bernama Sasha Smajic.
Wanita ini kehilangan anjing jenis staffordshire bull terrier yang mati pada 25 Desember 2018.
Dia rela mengeluarkan uang senilai 4 ribu poundsterling (Rp77,98 juta) untuk pemakaman anjing yang berusia 11 tahun itu. Biaya ini sudah termasuk pelepasan merpati seharga225 poundsterling (Rp4,13 juta) dan karangan bunga 620 poundsterling (Rp11,38 juta).
Dikutip dari Metro, Sabtu 19 Januari 2019, anjing hitam bernama Captain ini meninggal karena sakit jantung. Setelah ditinggal mati anjing kesayangannya, wanita berusia 37 tahun ini mogok makan selama seminggu.
Sasha mengatakan dirinya sangat kehilangan Captain. Bahkan, dia tak kuat melihat mayat Captain dipindahkan dari dokter hewan ke kereta jenazah sampai ke Pemakaman Willow Haven di Bedmon, Hertfordshire, Inggris.
“ Sebagian dari saya telah hilang,” kata dia.
Sasha menggunakan kereta kuda dan mobil jenazah untuk mengangkut peti mati Captain dari dokter hewan ke pemakaman. Wanita ini juga meminta kereta untuk berjalan dengan rute yang biasa dilalui oleh Sasha dan Captain.

(Sumber: Metro)
Dalam prosesi pemakaman, penjaga kuburan membacakan puisi untuk Captain, lalu melepaskan burung merpati. Ada 11 burung yang untuk mengenang anjing itu.
“ Captain berhak atas pengiriman ini. Bagi orang-orang, Captain adalah seekor anjing. Bagiku, dia adalah bayiku. Dia adalah segalanya bagiku dan akan selalu seperti itu,” kata Sasha.
Dia juga menyiapkan bunga-bunga putih dan patung anjing berwarna putih. “ Saya ingin semuanya serba putih karena dia seperti malaikat,” kata Sasha.
Wanita ini mengontak Southall Funeral Service untuk merencanakan pemakaman yang berkesan untuk mengantar Captain ke pemakamannya. Dia juga meminta pemakaman agar diperbolehkan menggelar prosesi pemakaman layaknya manusia.
Sasha bertemu Captain di tempat adopsi. Dia mengadopsi Captain ketika anjing ini berusia tujuh bulan. Hewan lucu ini awalnya pemalu dan pendiam, lalu tumbuh menjadi anjing yang penyayang dan mempercayai Sasha.
Dikatakan bahwa Captain merupakan anjing yang perasa. Dia akan menunjukkan kepada orang-orang bahwa dirinya tidak berbahaya.

(Sumber: Metro)
“ Jika (Captain) tak sengaja menginjakmu dan kamu berkata ‘Aduh’, dia akan mengibaskan ekornya dan menjilatmu untuk meminta maaf,” kata Sasha.
Sasha mengatakan Captain jatuh sakit pada Agustus 2018. Ketika itu, anjing ini hanya diam dan tidak semangat. Wanita ini curiga dan membawanya ke dokter hewan.

(Sumber: Metro)
“ Ketika didiagnosis, Captain menderita kanker perut dan sebelum Natal, kondisinya memburuk. Selama operasi, Captain terkena serangan jantung dan tak bisa hidup kembali,” kata dia.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026