Waspada! Informasi Palsu Tarif Tol Jakarta-Surabaya Beredar

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 16 Maret 2018 11:15
Waspada! Informasi Palsu Tarif Tol Jakarta-Surabaya Beredar
Jasa Marga menyebut tarif tol yang beredar di medsos tidak benar.

Dream – PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menyatakan tidak mengedarkan informasi tentang tarif tol Jakarta-Surabaya saat mudik Lebaran nanti. Jika ada, Jasa Marga menegaskan informasi tersebut palsu.  

“ Sehubungan dengan viralnya informasi di media sosial tentang tarif tol Jakarta-Surabaya yang dikelola PT Jasa Marga (Persero) Tbk., dan kelompok usaha lain yang menjadi bagian dari Trans Jawa, Jasa Marga menegaskan bahwa isi informasi tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan,” kata AVP Corporate Communication Jasa Marga, Dwimawan Heru, melalui keterangan tertulis yang diterima Dream, Jumat 16 Maret 2018.

Pernyataan ini disampaikan menanggapi beredarnya informasi mengenai tarif tol Jakarta-Surabaya lewat media sosial. Apalagi, informasi tersebut menyatakan pembayaran dilakukan dengan uang tunai.

Heru mengatakan, Jasa Marga tak lagi memberlakukan pembayaran dengan kartu tanda masuk elektronik (KTME), tetapi menggunakan sistem non-tunai 100 persen. Pengendara yang hendak menuju daerah timur di Pulau Jawa lewat Gerbang Tol (GT) cukup menempelkan uang elektronik dengan saldo yang mencukupi.

“ Informasi tentang pemberlakuan tarif tol untuk beberapa ruas jalan tol tidak tepat, terutama untuk jalan tol yang hingga saat ini masih dalam tahap konstruksi,” kata dia.

Heru mengatakan penetapan tarif tol merupakan kewenangan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Dia menambahkan ada beberapa ruas tol yang tarifnya belum ditentukan karena masih dalam proses pembangunan.

“ Jalan Tol Trans Jawa dikelola oleh sejumlah bada usaha jalan tol (BUJT).

Berikut ini adalah tarif tol Trans Jawa yang dikelola oleh Jasa Marga.

*Jakarta-Cikampek: Rp15 ribu
*Palimanan-Kanci: Rp12 ribu
*Semarang Seksi A (Jatingaleh-Krapyak) dan Seksi B (Jatingaleh-Srondol): Rp5 ribu
*Semarang-Solo (beroperasi sebagian sampai Salatiga): Rp32 ribu
*Surabaya-Mojokerto: Rp36 ribu
*Surabaya-Gempol: Rp7.500
*Gempol-Rembang: Rp14.500


Berikut ini adalah pesan hoaks-nya.

“ Tarif tol Jakarta - Surabaya untuk Mudik 2018

Dengan telah diberlakukannya sistem tol integrasi sejak tahun lalu, maka sistem pembayaran dibagi menjadi dua cluster. Cluster pertama merupakan gabungan dari tol Jakarta-Cikampek dan Cikampek-Palimanan dan Purbaleunyi ke arah Bandung. Jadi, nanti masuk pintu tol Cikarang Utama, ambil tiket. Kemudian, baru bayar di pintu tol Palimanan.

Di Cikarang Utama-Palimanan, pemudik akan dikenakan tarif Rp 109.500. Dengan rincian Cikarang Utama-Cikopo Rp 13.500 dan Cikopo-Palimanan Rp 96.000.

Kemudian, pemudik bisa melanjutkan kembali perjalanan lewat tol secara operasional melalui tol Palimanan-Kanci Rp 11.500 dan Kanci-Pejagan Rp 24.000.

Untuk mudik Lebaran tahun ini, pemudik tak perlu keluar dulu di gerbang tol Brexit (Brebes Exit) untuk sampai ke Pemalang karena seksi III dan IV sudah beroperasi. Pada ruas Pejagan-Pemalang sepanjang 57,5 km, pemudik dikenakan biaya sekitar Rp 57.500 hingga ke Pemalang.

Di ruas tol Pemalang-Batang, jalur tol operasional yang bisa dilewati sepanjang 6 km dari Segmen Sewaka ke Pemalang. Dengan asumsi tarif Rp 1.100/km (berdasarkan PPJT), maka biaya yang dibutuhkan melewati ruas ini adalah Rp 6.600.
Lalu, dari Batang hingga ke Semarang, pemudik bisa melewati tol secara gratis karena masih dibuka secara fungsional. Setelah sampai di Semarang, pemudik bisa kembali melanjutkan perjalanan lewat tol hingga Salatiga secara operasional sepanjang 40,4 km dengan biaya Rp 40.400 (tarif Rp 1.000/km).

Setelah tol bisa dilewati secara operasional hingga Salatiga, pemudik masih bisa melanjutkan perjalanan hingga ke Solo lewat tol fungsional (gratis) dari Salatiga hingga Kartosuro. Setelah itu, pemudik bisa menuju Jawa Timur dengan melewati tol Solo-Ngawi yang sudah beroperasi sepanjang 90,42 km dengan biaya Rp 117.546 (tarif Rp 1.300/km).

Dari Ngawi, perjalanan lewat tol operasional bisa terus dilanjutkan hingga Nganjuk Wilangan sepanjang 49,51 km dengan biaya Rp 64.363 (tarif Rp 1.300/km). Dari Nganjuk Wilangan, perjalanan lewat tol dilanjutkan secara fungsional sepanjang 37 km sampai Kertosono.

Sebelum sampai di Surabaya, pemudik harus melewati dua ruas tol lagi yang kini sudah bisa dilewati penuh secara operasional, yakni Kertosono-Mojokerto 39,6 km dan Mojokerto-Surabaya 36,47 km. Biaya untuk kedua ruas tol tersebut masing-masing Rp 28.116 (Kertosono-Mojokerto) dan Rp 38.293 (Mojokerto-Surabaya).
Dengan demikian, total biaya transportasi lewat tol menggunakan kendaraan pribadi (golongan I) dari Jakarta hingga Surabaya diperkirakan mencapai Rp 388.427.

Berikut rincian tarif per perjalanannya:
Cikarang Utama-Palimanan Rp 109.500
Palimanan-Kanci Rp 11.500
Kanci-Pejagan Rp 24.000
Pejagan-Pemalang Rp 57.500 (57,5 km)
Pemalang-Batang Rp 6.600 (6,6 km)
Semarang-Solo Rp 40.400 (40,4 km)
Solo-Ngawi Rp 117.546 (90,42 km)
Ngawi-Kertosono Rp 64.363 (49,51 km)
Kertosono-Mojokerto Rp 28.116 (39,6 km)
Mojokerto-Surabaya Rp 38.293 (36,47 km)

#Mudik2018”

(Beq)

Beri Komentar
ANGRY BIRDS 2, Animasi Lucu dengan Pesan Tersembunyi - Wawancara Eksklusif Produser John Cohen