Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bursa saham Indonesia akhirnya tak sanggup kembali mencetak rekor baru akibat aksi pemodal yang melakukan aksi ambil untung. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya terseret melemah ke zona merah.
Pelemahan indeks masih dapat ditahan dengan adanya aksi beli pemodal asing yang mencapai Rp 200 miliar.
Pada penutupan perdagangan saham, Kamis, 4 September 2014, IHSG tergelincir 18,81 poin (0,36%) ke level 5.205,32. Sebagian besar indeks sektor saham bergerak di zona merah.
Adanya aksi jual pemodal domestik membuat transaksi perdagangan saham lebih atraktif. Sebanyak 6,14 miliar saham telah beralih tangan dengan perputaran yang mencapai Rp 6,2 triliun.
Hingga sesi penutupan perdagangan, tercatat 195 emiten mengalami koreksi harga. Sementara 114 lainnya masih sanggup bertahan di zona hijau.
Meski kembali bergerak melemah, IHSG sebetulnya sempat menembus zona hijau setelah menguat ke level 5.232,66.
Aksi ambil untung pelaku pasar juga menggiring Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menutup perdagangan di zona merah. Indeks ISSI sore ini ditutup melemah 0,91 poin (0,53%) ke level 171,04.
Indeks ISSI sebetulnya sempat dibuka menguat di awal perdagangan. Namun sentimen negatif dari bursa global membawa indeks ISSI kembali melemah. ISSI sempat terseret ke level terendah 170,68.
Tercatat 126 emiten syariah menutup transaksi perdagangan di zona merah. Di sisi lain, 72 emiten masih sanggup bertahan di zona hijau.
Transaksi perdagangan saham syariah tercatat mencapai Rp 4,02 triliun dengan melibatkan 39,81 miliar.
Penurunan lebih tajam dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang melemah 4,99 poin (0,7%) ke level 702,22. Tak seperti ISSI, indeks JII sudah memulai perdagangan di zona merah.
Sebanyak 22 emiten bluechips syariah sore ini bergerak melemah dan 7 lainnya menguat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya