Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bank Commonwealth Mendorong Wanita Pengusaha Untuk Mendorong Ekspor. (Foto: Dream.co.id/Annisa Mutiara Asharini)
Dream – Bank Commonwealth mendukung wanita pengusaha untuk merambah ekspor. Caranya, salah satunya dengan menghadirkan pelatihan Women Investment Series (WISE)-Women in Global Business Indonesia (WIGBI).
Director of SME Banking Bank Commonwealth, Ida Apulia mengatakan program itu merupakan pelatihan dengan sesi waktu 18 jam.
Apa saja isinya? Ada manajemen keuangan bisnis, kesiapan ekspor terkait pembiayaan, dan permodalan. Kontribusi usaha kecil menengah (UKM) terhadap perekonomian Indonesia sangat besar untuk dimanfaatkan.
“ Salah satu yang penting adalah edukasi bagi perempuan Indonesia, mengingat 51 persen usaha kecil dan 34 persen usaha menengah dimiliki perempuan,” kata Ida di Jakarta, Senin 11 Desember 2014.
Ida mengatakan pelaku usaha UKM yang berbisnis selama 4 tahun dan omzet penjualannya minimal Rp1 miliar setahun, bisa mendaftarkan diri sebagai peserta.
Usaha juga harus memiliki pembukuan dan volume penjualan yang baik serta berdomisili di Jabodetabek dan Surabaya. Proses seleksi akan dilakukan guna memilih kandidat yang nantinya akan dilatih langsung oleh para mentor pengusaha yang terlebih dahulu berkecimpung di pasar ekspor.
“ Melalui program WIGBI, Austrade berfokus pada pengediaan akses bagi pengusaha perempuan terhadap informasi, sumber daya dan bimbingan bisnis," kata Counsellor Commercial Trade & Investment Commisioner Austrade, Matthew Durban.
Saat ini, sudah ada lebih dari 2.500 perempuan yang diberikan pelatihan. Dua di antaranya merupakan peserta terbaik, yakni Nonita Respati dan Liza Yahya. Keduanya fokus pada bisnis fashion dan dipastikan siap terjun ke pasar ekspor mancanegara.
(ism, Laporan: Annisa Mutiara Asharini)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya