Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (merdeka.com)
Dream - Anggota keluarga efek syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali bertambah. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan saham PT Sitara Propertindo Tbk sebagai efek syariah.
" Keputusan ini dibuat berdasarkan keputusan Dewan Komisioner Nomor KEP-32/D.04/2014," ungkap OJK dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 3 Juli 2014.
Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari hasil penelaahan OJK terhadap pemenuhan kriteria efek syariah atas Pernyataan Pendaftaran oleh PT Sitara Propertindo Tbk.
Sementara sumber data yang digunakan untuk penelaahan berasal dari dokumen Pernyataan Pendaftaran serta data pendukung lain berupa, data tertulis yang diperoleh Emiten maupun dari pihak-pihak lain yang dapat dipercaya.
Secara periodik, OJK memang selalu melakukan tinjauan kembali atas Daftar Efek Syariah (DES) berdasarkan Laporan Keuangan Tengah Tahunan dan Laporan Keuangan Tahunan dari Emiten atau Perusahaan Publik.
Tinjauan kembali atas DES juga dilakukan apabila terdapat emiten atau perusahaan publik yang pernyataan pendaftarannya telah menjadi efektif dan memenuhi kriteria efek syariah. Atau apabila terdapat aksi korporasi, informasi, atau fakta dari emiten atau perusahaan publik yang dapat menyebabkan terpenuhi atau tidak terpenuhinya kriteria efek syariah.
Dari penelusuran Dream, OJK setidaknya telah menambah delapan anggota baru DES. Selain Sitara Propertindo, efek syariah lainnya adalah PT Chitose Internasional Tbk, PT Link Net Tbk, PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk.
Empat emiten syariah baru lainnya adalah PT Eka Sari Lorena Transport Tbk, PT Wijaya Karya Beton Tbk, PT Intermedia Capital Tbk, dan PT Bali Towerindo Sentra Tbk. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya