Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Ditutup Menguat, Indeks Syariah Anteng di Zona Hijau

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 12 November 2014 16:27
Ditutup Menguat, Indeks Syariah Anteng di Zona Hijau
Pemodal asing kembali membanjiri pasar modal Indonesia dengan mencetak nett buy Rp 2,1 triliun.

Dream - Pasar modal Indonesia kembali dibanjiri dana asing hingga Rp 2 triliun. Net buy asing ini semakin mendorong indeks bursa saham acuan naik signifikan. Sentimen positif dari kawasan regional juga ikut membuat investor percaya diri kembali masuk pasar.

Tren kenaikan jangka pendek ini memang sempat tertekan pelemahan sejumlah harga saham emiten pertambangan. Turunnya harga minyak dunia membuat pasar menghindari emiten-emiten komoditas tambang.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 12 November 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 16,55 poin (0,33%) ke lebel 5.048,84.

Kenaikan ini dipicu menguatnya harga saham dari 165 emiten di BEI. Sisanya sebanyak 143 emiten bergerak melemah dan 97 lainnya stagnan.

Dalam transaksi kali ini, pemodal melakukan aksi beli terhadap 46,51 juta saham dengan dana berputar hingga Rp 5,98 triliun. Investor asing yang aktif membeli saham, mencetak nett buy hingga Rp 2,1 triliun.

Laju IHSG sebetulya sempat menguat signifikan dibandingkan posisi penutupan. IHSG sempat menembus level tertinggi di 5.067,96 dan terendah 5.035,70. Adanya sedikit koreksi ini dipicu turunnya harga saham emiten tambang dan perdagangan.

Kedua sektor saham ini tercatat melemah 1,33 persen dan 0,29 persen. Sisanya bergerak menguat dipimpin emiten industri aneka sebesar 2,68 persen, manufaktur 0,96 persen, dan perkebunan 0,79 persen.

Di jajaran emiten syariah, tercatat 104 emiten penghuni Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) bergerak menguat. Sementara 89 emiten mencetak koreksi harga dan 46 lainnya stagnan.

Dominasi kenaikan harga saham syariah ini membuat indeks ISSI dibuka menguat 0,50 poin (0,31%) ke level 161,57.

Indeks ISSI sebetulnya sempat menguat ke level tertinggi di 162,28. Namun pelaku pasar mulai hati-hati dengan kenaikan laju indeks saham terutama di sektor pertambangan.

Lebih dari separuh transaksi perdagangan di lantai bursa didominasi emiten-emiten syariah. Sebanyak 34,91 juta saham diperdagangkan pelaku pasar dengan nilai Rp 3,14 triliun.

Laju positif sepanjang perdagangan hari ini juga dialami indeks saham bluechips syariah. Meski 11 emiten unggulan melemah, indeks Jakarta Islamic Index (JII) ditutup menguat 2,24 poin (0,34%) ke level 663,92.

Bursa saham di kawasan Asia juga ikut membawa sentimen positif bagi laju pasar modal Indonesia. Sebagian besar indeks saham utama di kawasan ini ditutup menguat.

Indeks Shanghai Composite yang dibuka melemah kini justru berbalik menguat 1 persen. Kenaikan juga dicatat Hang Seng yang menguat 0,55 persen dan Nikkei Jepang 0,43 persen.

Di pasar keuangan, laju rupiah juga kembali menguat. Sore ini rupiah telah terapresiasi 29 poin (0,24%) menjadi 12.186 per dolar AS. (Ism)

Beri Komentar