Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Lantai Bursa Efek Indonesia (Merdeka.com)
Dream - Otoritas Jasa Keuangan bakal mendorong pengembangan pasar modal mikro. Dengan produk investasi yang lebih murah, regulator pasar modal ini berharap bisa meningkatkan kepemilikan saham oleh investor dalam negeri.
" Maksud pasar modal mikro ini adalah produk-produk pasar modal dengan harga murah. Misalnya reksa dana, dengan membeli Rp 100 ribu, orang sudah bisa masuk ke pasar modal," ujar Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman Hadad ketika ditemui di Jakarta, seperti dikutip Dream, Rabu, 12 November 2014.
Muliaman mengungkapkan, pasar saham Indonesia saat ini masih dikuasai pemodal asing. Hampir 65 persen efek saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dipegang oleh investor luar negeri.
" Kalau mereka jenuh maka akan keluar. Ini harus diisi dengan investor dalam negeri yang melalui pasar modal mikro ini," paparnya.
Melihat realitas tersebut, OJK berinisiatif menggalakan Gerakan Nasional Cinta Pasar Modal yang resmi dimulai besok, Rabu, 12 November 2014 di Istora Senayan, Jakarta, pukul 12.00 WIB.
Tak hanya investor besar, OJK berharap bisa merauh pemodal belia seperti mahasiswa. " Ada sekitar 5 ribu mahasiswa yang akan hadir pada acara tersebut," ujar anggota Dewan Komisioner OJK, Nurhaida.
Dijelaskannya, gerakan nasional ini akan menggandeng sekitar 20 broker yang berkomitmen menjual produk pasar modal dengan harga murah. Meski murah, perusahaan pialang ini menjamin akan memberikan perlakuan yang sama terhadap seluruh investornya.
" Tapi return lebih kecil dan tentu mereka akan dapat advice karena mereka investor pemula," jelasnya.
Ke depannya, OJK berharap bisa menjalin kerja sama dengan perbankan agar memudahkan masyarakat melakukan pembelian saham melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Layanan ATM yang sudah itu diharapkan bisa mempercepat pasar modal murah ini. (Ism)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
