Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Saham Syariah Buka Perdagangan di Zona Merah

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 11 Maret 2015 09:20
Indeks Saham Syariah Buka Perdagangan di Zona Merah
IHSG dibuka turun 24,600 poin (0,45%) ke level 5.438,328 di sesi pra pembukaan.

Dream - Bursa saham Indonesia belum memiliki tenaga cukup kuat untuk bertahan di zona hijau. Naik tipis di penutupan kemarin, indeks saham acuan Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi ini justru dilanda aksi melemah.

Sentimen kenaikan suku bunga The Fed yang membuat Wall Street melemah ditanggapi khawatir pelaku pasar. Alhasil, pemodal asing untuk sementara menahan aksi beli sahamnya.

Pada pra pembukaan perdagangan BEI, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) kembali melemah 0,669 poin (0,38%) ke level 173,160.

ISSI kembali tak berdaya di sesi pembukaan usai turun 0,704 poin (0,41%) ke level 173,125.

Pelemahan kali ini dipicu koreksi harga saham dari 33 emiten syariah. Tercatat cuma satu emiten syariah yang sanggup meluncur positif.

Mengawali perdagangan, pelaku pasar telah mentransaksikan 107,87 miliar saham bernilai Rp 24,06 miliar.

Sentimen negatif global juga ikut menjatuhkan saham-saham bluechips syariah ke zona merah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) pagi ini mengawali sesi pra perdagangan dengan koreksi 3,859 poin (0,53%) ke level 721,986.

JII kembali jatuh lebih dalam di sesi pembukaan usai terpangkas 3,886 (0,54%) ke level 721,959.

Pelemahan dua indeks saham syariah ini sejalan dengan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang juga dibuka melemah. IHSG dibuka turun 24,600 poin (0,45%) ke level 5.438,328 di sesi pra pembukaan.

IHSG kembali melemah di sesi pembukaan usai turun 25,032 poin (0,46%) ke lebel 5.437,896

Seluruh indeks sektor saham bergerak melemah dipimpin emiten properti yang terkoreksi 1,17 persen diikuti konsumer 0,97 persen

Sebanyak 42 penghuni lantai bursa lengser ke zona merah dan hanya satu yang bisa beranjak ke zona hijau.

Transaksi perdagangan di awal sesi mencapai 141,33 juta saham bernilai Rp 48,68 miliar. Pemodal asing mencetak nett sell Rp 3,64 miliar.

Dari pasar keuangan, nilai tukar rupiah semakin terpuruk. Pagi ini rupiah terdepresiasi 32 poin ke level 13.115 per dolar AS.

Beri Komentar