Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Bursa saham syariah gagal kembali ke zona hijau. Menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akibat aksi buru saham keuangan tak menular ke dua indeks acuan saham syariah.
Tekanan jual asing yang mencetak nett sell Rp 306 miliar menambah berat laju Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) kembali ke zona positif.
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 24 Februari 2016, indeks ISSI turun 0,409 poin (0,28%) ke level 146,783.
Indeks saham bluechips syariah, JII, juga turun 2,706 poin (0,43%) ke level 620,819.
Tanpa dukungan aksi beli investor, kedua indeks acuan saham syariah ini mendekam seharian di zona merah. Indeks ISSI bahkan sempat jatuh ke level terendah 145,598.
Transaksi jual beli saham syariah kali in mencapai Rp 3,26 triliun dengan 32,25 miliar saham berpindahtangan.
Papan perdagangan saham syariah sebetulnya banyak dihuni emiten yang bergerak menguat. Sebanya 83 emiten ISSI ditutup di zona hijau namun 82 lainnya menekan laju indeks ini.
Saham-saham syariah yang berguguran ini umumnya bluechips syariah yang biasa menjadi motor penggerak laju ISSI.
Emiten di sektor perdagangan kali ini menikmati aksi beli investor usai menguat 1,26 persen. Kenaikan juga dialami indeks sektor properti yang naik 0,98 persen dan keuangan 0,75 persen.
Saham-saham unggulan syariah yang menghuni daftar top gainer kali ini adalah LPPF yang menguat Rp 725, AKRA Rp 425, INTP Rp 75, MIKA Rp 65, dan WSKT Rp 65 per saham.
Sebaliknya, top losser indeks JII dihuni sejumlah emiten penggerak bursa syariah dengan koreksi cukup dalam. AALI menjadi pemuncak top losser usai terkoreksi Rp 500. Diikuti UNVR Rp 540, ICBP Rp 375, ITMG Rp 300, dan UNTR Rp 275 per saham.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
