Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Dream - Dari level karyawan magang hingga manajer, mereka sering mengatakan 'Ya' setiap kali dihadapkan pada tuntutan pekerjaan yang lebih banyak.
Mungkin mereka ingin menjadi pemain dalam tim, atau tengah bersemangat untuk belajar, atau hanya berusaha untuk membantu. Tetapi mengatakan 'Tidak' kadang-kadang bisa menjadi pilihan yang lebih baik.
Ashridge Executive Education, lembaga pendidikan bisnis di Inggris, mengatakan memiliki batas-batas dalam kehidupan, terutama di tempat kerja, sangat penting untuk melindungi kebahagiaan kita. Batas-batas yang memungkinkan kita untuk mengatakan 'Ya' atau 'Tidak' ketika diperlukan.
Hanya saja, menerapkan batas-batas yang melindungi diri kita itu bisa menjadi masalah yang sulit bagi sebagian karyawan.
Seperti dikutip dari Gulf News, Rabu, 24 Februari 2016, berikut ini tiga langkah mudah yang dapat membantu Anda mengatakan 'Ya' atau 'Tidak' ketika mendapat tanggung jawab lain.
1. Luangkan waktu untuk mempertimbangkannya
Anda bisa menentukan berapa banyak waktu yang diperlukan untuk memberikan hasil kerja yang berkualitas. Anda juga bisa mempertimbangkan apakah tugas baru ini cocok dengan beban kerja yang ada. Sebelum Anda menjawab 'Ya', Anda perlu berpikir secara strategis tentang apa keuntungan melakukan hal ini untuk Anda.
2. Tawarkan alternatif
Memang mengatakan 'Tidak' bisa menjadi pilihan yang sulit, terutama jika yang memberi tugas adalah senior. Jika demikian, Anda bisa menawarkan sebuah alternatif. Meski usulan Anda itu mungkin tidak diterima, tetapi akan dihargai dan akan menunjukkan bahwa Anda bersedia untuk berkontribusi dengan cara yang berbeda.
3. Mintalah pemahaman atau pengertian
Meminta bantuan sering dianggap sebagai kelemahan, tapi hal ini kadang-kadang membuat pekerjaan berjalan lebih efisien. Selain itu, meminta bantuan adalah kunci dari komunikasi yang baik. Jelaskan bahwa Anda punya masalah dengan tugas yang diberikan dan sudah mencoba untuk mengatasinya.
Ungkapkan mengapa Anda mengalami masalah dengan tugas yang diberikan secara jelas dan kadang-kadang perspektif orang lain dapat memperbaiki situasi ini. Dengan cara ini, mereka juga bisa mengerti mengapa Anda tidak dapat melakukan tugas tersebut.
Kebiasaan ini mungkin sulit diterapkan di perusahaan. Tetapi jika Anda tidak hati-hati dalam menolak permintaan ini dan mengarahkannya ke orang lain dalam tim, Anda akan terus diberikan lebih banyak pekerjaan. Karena Anda selalu mengatakan 'Ya' dan kebahagiaan Anda di tempat kerja akan berkurang.
Jadi, tidak ada salahnya Anda berkata 'Tidak', karena dengan begitu perusahaan akan tahu bahwa tugas yang diberikan berat dan mungkin memerlukan bantuan orang lain.
Advertisement

3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?