Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Dua Indeks Syariah Kompak Menguat Hari Ini.
Dream - Tak buruh waktu lama bagi indeks syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk kembali ke jalur hijau. Meski belum mencetak rebound, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) ditutup menguat.
Lebih dari separuh saham-saham unggulan syariah juga mulai kembali kebanjiran order beli dari para investor.
Pada penutupan perdagangan harian BEI, Rabu 31 Januari 2018, indeks ISSI menguat 1,077 poin (0,55%) ke level 197,464. ISSI membuka perdagangan dengan melemah di level 195,810 dan sempat menyentuh level terendah di 194,810 dengan level tertinggi di 198,255.
Menguatnya 17 emiten unggulan syariah juga sukses mengangkat Indeks bluechip syariah, JII, kembali bergerak menghijau setelah naik 4,225 poin (0,54%) ke level 787,116.
Transaksi perdagangan saham syariah di pertengahan pekan ini kembali menggeliat setelah pemodal lokal aktif melantai di bursa saham. Dengan lebih dari 147 juta saham yang beralih pemilik, transaksi jual beli saham melonjak menjadi Rp7,91 triliun dari sehari sebelumnya Rp5,9 triliun.
Tak hanya investor lokal, pemodal asing juga mengerem aksi jual saham syariahnya. Nett sell asing hari ini turun hampir separuhnya menjadi Rp301 miliar.
Investor banyak memainkan saham di sektor industri dasar dan perdagangan yang naik tajam masing-masing 2,12 persen dan 1 persen.
Sementara indeks pertambangan terkoreksi 0,74 persen, barang konsumsi 0,54 persen, dan pertanian 0,16 persen.
Emiten-emiten keping biru syariah pencetak top gainer adalah UNTR yang harga sahamnya naik Rp400, SMGR Rp250, PGAS Rp230, dan BRPT Rp140.
Sebaliknya, yang menjadi top loser adalah UNVR yang harga sahamnya turun Rp475, ADRO Rp100, AKRA Rp50, INDF Rp50, dan EXCL Rp30.
Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS justru menguat 57 poin (Rp13.377) per dolar AS. Kurs rupiah terhadap dolar AS ini menyentuh level tertinggi di Rp13.428 per dolar AS.
(Sah)
Advertisement
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai

Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula

Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A