Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Dua Indeks Syariah Kompak Melemah Hari Ini.
Dream - Hampir lima hari berakhir-akhir terus mencetak rekor, indeks acuan saham syariah akhirnya dilanda aksi ambul untung. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) sama-sama terjungkal di penutupan perdagangan Selasa, 30 Januari 2018.
Tak hanya itu, dua indeks acuan saham syariah juga mengalami koreksi paling dalam sepanjang tahun ini.
Indeks ISSI menutup perdagangana dengan koreksi 3,227 poin (1,62%) ke level 196,387. ISSI melaju negatif sepanjang perdagangan setelah dibuka melemah di level 199,273. Posisi terendah ISSI kali ini berada di 195,565.
Koreksi lebih dalam dialami indeks bluechip syariah, JII yang anjlok sampai 15,881 poin (1,99%) ke level 782,891. Hampir seluruh emiten unggulan syariah mendekam di zona merah dan hanya meninggalkan 4 saham yang ditutup menguat dan 1 lainnya bertahan stagnan.
Transaksi perdagangan saham syariah kembali berkurang dengan 70,71 juta saham syariah yang berpindah tangan. Nilai jual beli saham syariah kali ini mencapai Rp5,9 triliun.
Pemodal asing semakin agresif melepas portofolio saham syariahnya. Asing mencatat nett sell hingga Rp670 miliar, atau naik 3 kali lipat dari penutupan kemarin.
Semua indeks sektoral rontok dilanda aksi jual. Industri sektor aneka industri, infrastruktur, dan properti memimpin pelemahan dengan koreksi 2,36 persen, 2,25 persen, dan 2,02 persen.
Hanya ada empat emiten JII yang menghijau, yaitu TPIA yang harga sahamnya naik Rp50, SMRA Rp15, ANTM Rp5, dan MYRX Rp1.
Harga saham UNTR " terjun bebas" sebesar Rp1.300, diikuti oleh UNVR Rp525, SMGR Rp300, INDF Rp275, dan ASII Rp225.
Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 82 poin (0,61%) ke level Rp13.448 per dolar AS. Setelah menguat di level Rp13.330 per dolar AS, mata uang Garuda ini terseret ke zona merah.
(Sah)
Advertisement
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai

Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula

Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A