Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - MarkPlus Insight menyebutkan berdasarkan penelitian yang dilakukan sejak tahun 2010, pihaknya mencatat ada 3 pasar besar di era New Wave Marketing atau era pemasaran melalui internet.
Chief Operations MarkPlus Insight, Levina Yulianti, menyebutkan pasar tersebut adalah konsumen dari kelompok Youth atau anak muda, Women (perempuan), dan Netizen (pengguna internet paling sedikit 3 jam per hari).
“ Youth, Woman, and Netizen adah sub-culture yang baru di dunia pemasaran. Karena mereka sub-culture yang baru mereka bisa mempengaruhi orang, menimbulkan influence bagi orang-orang lainnya," ujarnya dalam keterangan pers, seperti dikutip Kamis 1 Oktober 2015.
" Youth, Woman, Netizen sebagai pencipta trend, gaya, dan hal-hal yang dianggap cool oleh lingkungannya. Kurang lebih Youth, Woman, Netizen inilah yang menentukan suatu brand bisa dipercaya oleh masyarakat," tambahnya.
Menurut MarkPlus, Inc. YWN yang mewakili Youth, Women, dan Netizen, mereka tidak hanya sebuah kelompok tradisional yang dibagi berdasarkan usia, jenis kelamin, atau pemakaian produk dan layanan tertentu. YWN menunjukkan subkultur baru di era konektivitas.
Sebelum era konektivitas Youth dan Women dianggap sebagai kelompok yang tidak memiliki kekuatan atau kekuatannya selalu ada di bawah golongan tua dan pria. Youth dan Women dianggap memiliki daya beli yang terbatas sehingga tidak memiliki pengaruh.
Perkembangan internet, khususnya web 2.0 dan penetrasi media sosial telah mengubah keadaan. Youth dan Women bisa dengan mudah menghubungi teman lama dan kenalan yang berasal dari kota atau sekolah yang sama, mereka juga membangun sebuah jaringan online besar yang terdiri dari kenalan di berbagai belahan dunia dan memiliki interaksi yang tidak terbatas.
" Dengan berbagi informasi, pemikiran, memberikan masukan terhadap sebuah produk atau layanan, bercakap-cakap dengan dunia luar, melakukan transaksi online, Youth dan Women menunjukkan kekuatan yang kuat untuk secara aktif memengaruhi orang lain," papar Levina.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya