Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Keuangan Islam semakin diakui oleh dunia internasional. Hal itu diungkapkan Menteri Keuangan Jerman Wolfgang Schaeuble dalam pertemuan Kelompok 20 (G-20).
Seperti dikutip dari Arab News, Selasa, 8 September 2015, menurut Schaeuble keuangan Islam memegang peranan penting dalam ekonomi global dan sudah saatnya bisa terintegrasi lebih baik ke dalam sistem keuangan internasional.
" Kita semua memiliki pemahaman yang lebih baik tentang risiko dan peran keuangan Islam sekarang," Schaeuble, dalam laporannya di Investment and Infrastructure Working Group G-20 kepada menteri keuangan dan gubernur bank sentral anggota kelompok tersebut di Ankara, Turki.
Schaeuble mengatakan Bank Dunia, Bank Pembangunan Islam dan negara-negara termasuk Arab Saudi dan Afrika Selatan, telah berbagi pengalaman praktis mereka tentang sukuk dan keuangan Islam pada khususnya selama tahun lalu.
" Keuangan Islam semakin penting bagi perekonomian global. Oleh karena itu sangat penting bahwa lembaga-lembaga keuangan internasional mulai mengintegrasikan keuangan Islam ke dalam keuangan global," kata Schaeuble.
Keuangan Islam memiliki peran penting sistemik di negara-negara seperti Kuwait dan Qatar, dan telah membuat keuntungan yang lebih luas yang didukung oleh pemerintah seperti Pakistan dan Turki.
Sifat keuangan Islam yang berdasarkan pada jaminan aset membuatnya ideal untuk membangun jaringan jalan raya, pelabuhan dan proyek-proyek besar lainnya.
Bank Pembangunan Asia memperkirakan pembiayaan infrastruktur akan membutuhkan dana senilai US$ 800 miliar setiap tahun di Asia saja selama dekade berikutnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya