Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seorang Karyawan Sedang Sakit Kepala Ketika Bekerja. (Foto: Shutterstock/ilustrasi)
Dream – Di dunia kerja, tak jarang karyawan mengirimkan surat permohonan izin tak masuk kerja jika sedang sakit. Perusahaan pun memberikan izin kepada karyawan bersangkutan untuk beristirahat di rumah, tentunya dengan harapan dia bisa lekas sembuh dan kembali bekerja.
Ini pun juga dilakukan oleh seorang karyawan di Parker bernama Madalyn Parker. Dia adalah seorang web developer dari Ann Arbor, Michigan, Amerika Serikat.
Dilansir dari Yahoo, Kamis 13 Juli 2017, dia menuliskan pesan kepada bosnya lewat e-mail untuk meminta izin tidak masuk kerja karena faktor kesehatan mental.
“ Hai, tim. Saya izin tidak masuk hari ini dan besok untuk masalah kesehatan mental saya. Semoga bisa pulih lagi minggu depan dan bisa 100 persen,” tulis Madalyn.
Kemudian, CEO Parker, Ben Congeleton, membalas surat elektronik dari Madalyn. Dalam surat itu, Ben berterima kasih karena Madalyn telah mengingatkannya bahwa pentingnya izin sakit untuk kesehatan mental.
“ Saya hanya ingin berterima kasih karena telah mengirimkan e-mail seperti ini. Saya akan menggunakannya sebagai pengingat pentingnya menggunakan izin sakit untuk kesehatan mental. Saya tidak percaya ini bukanlah standar praktik yang diterapkan di semua organisasi perusahaan. Anda adalah contoh bagi kami dan membantu menghilangkan stigma (kesehatan mental),” tulis bos Parker.
Melihat balasan Ben, Madalyn pun men-screen shot balasan e-mail di akun Twitter pribadinya. “ Ketika CEO menanggapi e-mail kantor Anda tentang mengambil cuti sakit untuk kesehatan mental dan menegaskan kembali keputusan Anda,” tulis dia dalam keterangan foto.
Unggahan foto itu mendapatkan reaksi positif dari netizen. Misalnya, pengguna Twitter yang bernama Ollie ini mengatakan unggahan foto Madalyn memberikannya harapan untuk mendapatkan pekerjaan.
“ Saya mulai mencari pekerjaan sesegera mungkin dan sekarang mental saya sedang sakit dan sering panik. Terima kasih telah memberikan harapan bagi saya untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan,” tulis Ollie.
“ Terima kasih. Apa nama perusahaannnya? Saya setuju kalau CEO Anda ini hebat,” tulis Patrick Bascom. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam