Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dua Indeks Syariah Tidak Beranjak Dari Zona Merah Pada Penutupan Perdagangan Hari Ini, Kamis 15 Juni 2017.
Dream - Keputusan Bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, menaikkan suku bunganya menghembuskan angin negatif ke bursa saham dunia. Tak terkecuali indeks saham syariah di pasar Indonesia yang ikut bertumbangan.
Sentimen negatif The Fed tersebut semakin menambah berat laju indeks bursa saham Indonesia yang melemah karena minimnya sepinya transaksi perdagangan.
Dikutip dari papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menutup perdagangan harian, Kamis 15 Juni 2017, dengan melemah 0,743 poin (0,4%) ke level 183,833.
Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII), turut melemah 4,226 poin (0,56%) ke level 744,041.
Hanya ada satu indeks sektoral yang menguat, yaitu industri dasar yang menguat 0,2 persen.
Sisanya, indeks sektoral " kebakaran" . Koreksi indeks tertinggi ada di sektor industri aneka yang turun 2,31 persen, diikuti oleh sektor pertanian 0,58 persen dan properti 0,47 persen.
Emiten-emiten bluechip top gainer yang menarik perhatian investor adalah UNVR yang harga sahamnya naik Rp350, SMGR Rp225, LPPF Rp150, AALI Rp75, dan PTPP Rp30.
Sebaliknya, emiten-emiten bluechip syariah yang menjadi top loser adalah ASII yang harga sahamnya terkoreksi Rp250, UNTR Rp225, PTBA Rp150, EXCL Rp130, dan AKRA Rp100.
Sentimen negatif ini juga berembus ke pasar uang. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 3 poin (0,02%) ke level Rp13.280 per dolar AS.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya