Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Dream - PT BNI Syariah mencetak kinerja luar biasa di paruh pertama 2016. Anak usaha bank pelat merah itu melaporkan laba bersih perusahaan melonjak 45,73 persen menjadi Rp145,65 miliar pada semester I 2016.
Setahun sebelumnya, BNK Syariah melaporkan laba bersih perusahaan tercatat sebesar Rp99,94 miliar.
" Pertumbuhan laba tersebut, pada satu sisi, didukung oleh ekspansi pembiayaan dan dikontribusi oleh komposisi dana murah serta efisiensi operasional yang membaik," kata Direktur Utama BNI Syariah, Imam T. Saptono, di Jakarta, Kamis 28 Juli 2016
Imam mengatakan aset BNI Syariah tumbuh 23,12 persen secara year-on-year, dari Rp20,85 triliun pada Juni 2015 menjadi Rp25,68 triliun pada Juni 2016. Pertumbuhan aset ini didorong oleh pertumbuhan pembiayaan dan dana pihak ketiga (DPK).
Pertumbuhan pembiayaan mencapai 13,36 persen dari Rp16,74 triliun pada Juni 2015 menjadi Rp18,98 triliun di akhir Juni 2016.
" Angka pembiayaan bermasalah (non performing finance-NPF) terjaga di level 2,8 persen. Angka ini rata-rata di bawah rata-rata industri perbankan syariah yang sebesar 5,3 persen," kata dia.
Imam mengatakan dari total pembiayaan yang sebesar Rp18,98 triliun, ada 52,96 persen yang merupakan pembiayaan sektor konsumer, 22,78 persen sektor ritel produktif/UKM, 5,77 persen sektor mikro, dan kartu pembiayaan Hasanah Card 2,11.
" Untuk pembiayaan konsumer, sebagian besar portofolio merupakan BNI Griya iB Hasanah, yaitu sebesar 86,02 persen," kata dia.
BNI Syariah mencatat DPK meningkat 26,05 persen dari Rp17,32 triliun menjadi Rp21,83 triliun. " Rasio dana murah naik dari 46,86 persen menjadi 47,12 persen," kata dia.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan