Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Papan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (www.merdeka.com)
Dream - Bursa saham Indonesia kembali berbalik menguat setelah kemarin pelaku pasar melakukan aksi beli. Kondisi regional yang relatif kondusif membuat pemodal berani kembali melantai di bursa efek.
Di tengah aksi beli pemodal lokal, asing justru memanfaatkan momentum ini untuk melepas sahamnya. Pemodal asing mengawali sesi perdagangan dengan melepas Rp 1,64 miliar.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 29 Oktober 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat 18,18 poin (0,36%) ke level 5.019,48.
Aksi beli pemodal lokal kembali membuat IHSG menanjak di sesi pembukaan. Kali ini IHSG naik tipis 18,19 poin (0,36%) ke level 5.019,49.
Sebanyak 35 emiten mengawali perdagangan di zona hijau. BEI hanya menyisakan dua emiten di zona merah.
Pelaku pasar tercatat telah mentransaksikan 96.561 lembar saham dengan uang mencapai Rp 35,6 miliar.
Kecuali infrastruktur yang melemah 0,04 persen, seluruh indeks saham melaju di zona hijau pada sesi pembukaan ini. Penguatan dipimpin emiten industri dasar yang naik 0,91 persen diikuti pertambangan 0,9 persen dan manufaktur 0,56 persen.
Melajunya IHSG di teritori positif juga menambah keyakinan pelaku pasar pada saham-saham syariah.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) kali ini kembali dibuka di zona hijau setelah menguat 0,61 poin (0,38%) ke level 160,62. Penguatan berlanjut di sesi pembukaan, usai ISSI kembali naik 0,63 poin (0,4%) ke level 160,64.
Sebanyak 30 emiten syariah telah beranjak ke zona hijau sementara 2 lainnya melemah. Transaksi perdagangan saham syariah pagi ini mencapai Rp 23,46 miliar dari perpindahantangan 85.018 lembar saham.
Kabar baik juga melanda deretan saham-saham bluechips syariah yang kemarin mendekam di zona merah sepanjang perdagangan.
Indeks Jakarta Islamic Index (JII) pagi ini dibuka menguat 3,61 poin (0,55%) ke level 656,23. Pemodal melakukan aksi jual beli terhadap 66,609 lembar saham dengan dana mencapai Rp 21,35 miliar.
Meski hanya menguat tipis, JII kembali menanjak di sesi pembukaan.
Dari kawasan regional, hingga perdagangan pukul 09.15 WIB, seluruh indeks saham utama Asia bergerak di zona hijau. Penguatan tertinggi dialam indeks Nikkei Jepang yang menguat 1,41 persen, diikuti Kospi Korea Selatan 1,2 persen dan Hang Seng 0,93 persen.
Sementara dari pasar keuangan rupiah kembali bergerak menguat begitu pula mata uang utama dunia lainnya. Rupiah pagi ini terangkat 25 poin (0,21%) menjadi 12.144 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya