Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Perbankan Syariah Masih Tetap Tumbuh Di Tengah Pandemi COVID-19, (Foto: Shutterstock)
Dream – Pangsa pasar perbankan syariah di Indonesia perlahan-lahan mulai meningkat. Sempat bertahan lama di kisaran 5 persen, market share perbankan syariah di akhir 2020 naik menjadi 6,51 persen.
Masih menghadapi tekanan pandemi COVID-19, kinerja bank syariah masih terus menanjikan. Di akhir Januari 2021, pangsa pasar bisnis keuangan syariah ini naik 0,04 persen menjadi 6,55 persen.
“ Yang menggembirakan adalah sampai akhir tahun lalu, pembiayaan perbankan syariah kita dapat bertumbuh dengan baik dan positif hingga 8,17 persen,” kata Direktur Pengaturan Perizinan Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Deden Firman Hendarsyah, dalam webinar IDX Channel, ditulis Selasa 6 April 2021.
Pengembangan perbankan syariah saat ini, masih terus dalam tahap perbaikan untuk memanfaatkan potensi yang sangat besar. Pemerintah, saat ini, sudah melakukan terobosan-terobosan baru untuk menggenjot perbankan syariah di Indonesia. Salah satunya adalah melebur tiga bank syariah yang merupakan anak usaha BUMN.
“ Dengan adanya BSI ini, kita harapkan celah yang dulu tidak terisi maka akan terisi dan tarikan market share nya akan lebih kuat,” ujar Ketua MUI Pusat Bidang Ekonomi Syariah, Sholahudin Al Aiyub, dalam kesempatan yang sama.
Aksi korporasi ini juga bisa membantu menggerakkan industri keuangan syariah yang lain untuk terus tumbuh dan memberikan berkah bagi masyarakat.
Pengamat perbankan syariah dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Irfan Syauqi Beik, mengatakan pemerintah juga harus tetap memperkuat perbankan syariah dan melibatkan peran masyarakat yang lebih besar.
“ Dalam pengembangan perbankan syariah juga harus bisa masuk ke berbagai sektor perekonomian, yang strategis dan memiliki dampak multiplayer yang sangat besar terhadap penguatan perekonomian,” kata Irfan.
Perbankan syariah, kata dia, menghadapi sederet tantangan, seperti melakukan konsolidasi operasional serta menghadapi digitalisasi. Untuk itulah, keberadaan roadmap perbankan syariah diperlukan agar keunggulan sektor ini bisa meningkat serta manfaat perbankan syariah bisa lebih besar lagi dirasakan oleh masyarakat.
Visi yang ingin dicapai dalam roadmap yaitu ingin mewujudkan perbankan syariah yang resilien kuat, berdaya saing tinggi, dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian. Untuk mewujudkan visi tersebut terdapat tiga pilar pengembangan, yakni penguatan identitas perbankan syariah, sinergi ekosistem ekonomi syariah dan penguatan perijinan peraturan serta pengawasan.
(Laporan: Radhika Nada)
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes