Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menkeu Sri Mulyani Menjelaskan Penyebab Melemahnya Kurs Rupiah Terhadap Dollar AS.
Dream – Kurs dollar AS terhadap rupiah tengah menguat. Kurs JISDOR Bank Indonesia (BI) mencatat dollar AS diperdagangkan di level Rp14.036. Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan pelemahan rupiah ini terjadi karena sentimen pasar terhadap kebijakan Amerika Serikat.
Mantan pejabat Bank Dunia itu mengatakan rupiah terdesak oleh sentimen kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat.
“ Dalam situasi di mana pasar saat ini sedang melakukan penyesuaian karena adanya perubahan di dalam kebijakan pemerintah Amerika Serikat. Setiap data dan kenaikan suku bunga yang terjadi di Amerika Serikat pasti menunjukkan dampak di seluruh dunia,” kata Sri Mulyani di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Selasa 8 Mei 2018.
Menghadapi tekanan yang muncul, Menkeu memastikan akan terus menjaga dan memperkuat perekonomian Indonesia. Dengan begitu, sentimen pasar bisa bersifat netral terhadap Indonesia.
Sri Mulyani juga memastikan defisit Indonesia masih terjaga dengan baik. Jika dilihat dari neraca pembayaran dan ekspor, Indonesia masih memiliki kinerja yang baik.
“ Pertumbuhan ekonomi kita juga cukup bagus. Inflasi kita rendah,” kata mantan direktur pelaksana itu.
Sri Mulyani berkata pemerintah dan Bank Indonesia terus menjaga perekonomian agar tetap stabil.
“ Kami akan terus bersama-sama dengan Bank Indonesia dan seluruh kementerian akan menjaga kinerja dan pondasi di Indonesia,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya