Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Sumber: Instagram.com/sejarahindonesia
Dream - Ternyata gaya hidup mentereng menggunakan mobil sport incaran konglomerat sudah ada sejak zaman dahulu. Tepatnya era 60 hingga 80 an.
Pada era tersebut beberapa orang kaya sudah mampu membeli mobil dengan penampilan yang memukau. Seperti yang diunggah pada Instagram @sejarahindonesia yang satu ini.
Saat itu, dikatakan kalau ekonomi Indonesia sedang tumbuh, sehingga masyarakat umumnya masih menggunakan sepeda dan angkutan umum. Sementara yang berpunya menggunakan motor Jepang yang sudah mulai membanjiri pasar Indonesia.
Sedangkan orang menengah ke atas, barulah yang bisa membeli mobil. Apalagi mobil sport atau mobil mahal lainnya.
Salah satu mobil yang menjadi incaran kalangan ‘sultan’ saat itu adalah Datsun 240Z. Mobil sport besutan Nissan yang merupakan salah satu mobil sport terbaik di era 1970-an.
Apabila ada seseorang yang di rumahnya terparkir mobil ini, sudah pgolongan ekonomi di atas rata-rata. Sementara itu, dari laman resmi Nissan, mobil tersebut bukanlah mobil sport sembarangan. Datsun 240z ini berhasil menantang dunia untuk membuktikan kinerjanya yang begitu tinggi.

Selain memiliki penampilan sporty, mobil itu merupakan juara umum Reli Safari Afrika Timur ke 19 pada tahun 1971 silam. Diketahui mobil ini berhasil membawa kemenangan kedua Nissan berturut-turut.
Menurut informasi, mobil ini telah melalui tahap restorasi oleh pihak Nissan Restoration Club' pada 2013 lalu. Kondisinya bisa dikendarai dengan tetap menjaga penampilannya di garis finish.
sumber: Merdeka.com
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?