Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Uang (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/)
Dream - Di tengah laju pertumbuhan ekonomi yang makin melambat, masyarakat Indonesia bisa sedikit tersenyum. Pendapatan per kapita masyarakat Indonesia mengalami kenaikan menjadi Rp 41,81 juta sepanjang 2014.
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), Kamis, 5 Februari 2015, pendapatan per kapita tahun lalu mengalami kenaikan sekitar Rp 3,53 juta atau sebesar Rp 38,28 juta per tahun.
Dalam tiga tahun terakhir, kantong masyarakat Indonesia memang semakin tebal. PDB setiap satu orang penduduk Indonesia pada 2012 tercatat baru berada di level Rp 35,11 juta.
Namun jika dikonversikan kepada dolar AS, pendapatan per kapita masyarakat Indonesia justru terlihat menurun.
Setiap warga Indonesia tercatat hanya mengantongi perdapatan US$ 3.531,45 pada tahun 2014. Angka ini lebih rendah dari tahun sebelumnya sebesar US$ 3.669,75.
Bahkan dibandingkan dua tahun sebelumnya, angka pendapatan per kapita ini terus menurun. Pada 2012, PDB per kapita tercatat sebesar US$ 3.751,38 per tahun.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya