Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bursa Efek Indonesia mencatat sebanyak 329 emiten atau sekitar 73% dari total emiten, membukukan kinerja laba positif. Bahkan terdapat perusahaan yang memiliki laba lebih tinggi dibandingkan pencapaian laba tahun lalu (laba komprehensif), seperti PT Telekomunikasi Indonesia (persero) Tbk (TLKM).
Telkom mencetak kenaikan laba sebesar 6,02 persen dari Rp 10,42 triliun menjadi Rp 11,05 triliun. " Dari 20 Emiten yang menduduki posisi teratas berdasarkan nilai kapitalisasi pasar saham di BEI, bahkan terdapat beberapa Emiten yang membukukan peningkatan total laba komprehensif pada akhir Juni 2015 dibandingkan dengan pada periode yang sama di 2014. Di antaranya, yaitu PT Telkom," tulis keterangan pers BEI, seperti dikutip Jumat, 28 Agustus 2015.
Kondisi ini menjadi kabar baik di tengah penurunan ekspektasi investasi pasar modal secara global. Beberapa isu pemicu turunnya kepercayaan pelaku pasar modal, yaitu spekulasi atas kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed, adanya tren penurunan harga minyak mentah dunia, serta tekanan perlambatan ekonomi global yang khususnya berasal dari negara Tiongkok.
" Terdapat beberapa isu terkait pasar keuangan dalam satu bulan terakhir yang berpengaruh terhadap turunnya ekspektasi investasi secara global dan pada gilirannya mendorong pemodal untuk menempatkan asetnya pada instrumen investasi yang lebih minim risiko," tulis keterangan BEI tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya