Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tim Ekonomi Dan Perdagangan KJRI Jeddah Pada Pertemuan Bisnis Finnet Dengan Halawani (Foto: Istimewa)
Dream - Perusahaan e-payment asal Indonesia, PT Finnet Indonesia membuat gebrakan dengan ekspansi bisnis ke Arab Saudi. Ekspansi itu ditandai dengan penandatanganan piagam kerja sama dengan Halawani Exchange pada 30 Oktober 2017 di Jeddah, Arab Saudi.
Bisnis dan Marketing Direktur PT Finnet Indonesia Syaiful Rahim Soenaria mengatakan Halawani merupakan perusahaan yang bergerak di berbagai sektor usaha. Selain jasa, Halawani juga bergerak di sektor keuangan, pariwisata hingga bisnis makanan dan minuman.
Finnet dan Halawani akan bekerja sama dalam layanan remittance di Arab Saudi dengan sasaran para pekerja Indonesia. Pekerja Indonesia nantinya dapat mengirimkan uang kepada keluarga di daerah asalnya, melalui cash to bank maupun cash to cash.
Untuk cash to bank, Finnet meneruskan kiriman uang secara langsung ke seluruh bank di Indonesia. Untuk cash to cash, Finnet meneruskan kiriman uang secara langsung pada seluruh outlet Pegadaian dan Alfamart
Di tahap berikutnya Finnet akan membuka layanan billing payment di outlet Halawani. Sehingga pekerja Indonesia di Arab Saudi dapat membayar tagihan listrik, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, tagihan multi finance, asuransi, maupun melayani isi ulang pulsa semua operator di Indonesia.

Konsul Jenderal RI Jeddah, M Hery Saripudin sangat mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh Finnet Indonesia untuk dapat melebarkan sayap bisnisnya ke pasar Arab Saudi mengingat pasar arab Saudi mempunyai captive market yang besar.
" Ini merupakan peluang besar bagi Finnet khususnya terkait dengan layanan remittance mengingat banyaknya Warga Negara Indonesia yang bekerja di Arab Saudi ditambah dengan besarnya jumlah jemaah Haji dan Umrah yang datang ke Arab Saudi setiap tahun," ucap Hery melalui keterangan tertulisnya kepada Dream, Senin, 30 Oktober 2017.
Sementara itu Kepala ITPC Jeddah Gunawan berjanji akan memberikan pendampingan dan memfasilitasi pengembangan kerja sama Finnet dan Halawani. Dia berharap kerja sama ini tak hanya bernilai untuk Finnet dan Halawani.
" Namun yang paling penting dapat memberikan benefit lebih dan value kepada peningkatan hubungan ekonomi dan perdagangan antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi khususnya bagi pekerja Indonesia," ucap dia.
PT Finnet Indonesia (Finnet) merupakan salah satu anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk yang bergerak di bidang pembayaran elektronik. Finnet berdiri pada 2006 dengan kepemilikan saham 60 persen Telkom dan 40 persen Yayasan Kesejahteraan Karyawan Bank Indonesia.
Finnet sampai saat ini memiliki tiga portofolio bisnis antara lain bill payment agregator, online payment solution and e-gov, dan electronic payment platform. Dari portofolio tersebut, Finnet mengelola 67 juta transaksi per bulan, dengan jumlah dana di-settle mencapai Rp. 6 Triliun per bulan. Layanan remittance Finnet telah beroperasi di negara Hongkong, Taiwan, Jepang, Malaysia dan Timor Leste.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya