7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi
Dream - Pusat Kajian Strategis Badan Amil Zakat Nasional (Puaskas Baznas) bekerja sama dengan Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia (DEKS BI) meluncurkan buku Outlook Zakat Indonesia 2019.
Ketua Baznas, Bambang Sudibyo mengatakan, peluncurkan buku ini bertujuan untuk memproyeksi pengelolaan zakat nasional di tahun berikutnya.
" Buku ini tersedia dalam dua bahasa, yakni dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris," ujar Bambang dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin, 17 Desember 2018.
Bambang mengatakan, Outlook Zakat Indonesia 2019 juga menjadi sarana publikasi tahunan yang berfungsi untuk melaporkan kondisi perzakatan nasional.
Dalam Outlook Zakat Indonesia 2019 ini, Bambang mengingatkan peran teknologi untuk mengoptimalkan potensi zakat yang sangat besar di Tanah Air.
Direktur Pusat Kajian Strategis Baznas, Irfan Syauqi Baik berujar, kondisi perzakatan nasional 2018 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Indeks zakat nasional 2017 mencapai 0,48, sementara pada 2018 naik menjadi 0,51.
" Nilai ini masih dalam rentang kinerja cukup baik," kata Irfan. (ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?