Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Lord Mayor Of London, Inggris Lord Alderman Alan Yarrow (cisi.org)
Dream - Keputusan Indonesia mengembangkan sistem ekonomi syariah menuai hasil. Dianggap sebagai salah satu negara yang sukses mengembangkan keuangan syariah, Inggris berharap bisa menjadikan Indonesia sebagai mitra dan pasar yang potensial untuk mengembangkan perekonomian berbasis hukum Islam tersebut.
“ Banyak orang menganggap masa depan perekonomian Asia ada di tangan India dan Cina, saya menilai bukan hanya kedua negara itu tapi Indonesia juga,” kata Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik saat pembukaan Workshop on Indonesia Sukuk Development, Rabu, di Jakarta seperti dikutip Dream, Kamis, 21 Mei 2015.
Malik menilai Indonesia dengan 250 juta penduduknya merupakan pasar yang besar. Hal ini didukung oleh jumlah angkatan kerja yang masih muda dan produktif.
Dengan dukungan tersebut, pemerintah Inggris mengaku tidak ragu untuk mendukung serta bekerjasama mengembangkan ekonomi syariah dengan Indonesia.
“ Pemerintah Inggris sangat berkomitmen untuk bekerjasama dengan pemerintah Indonesia untuk mempercepat pertumbuhan perekonomian Indonesia,” ujar Moazzam Malik. “ Kami sudah bekerjasama di beberapa bidang termasuk soal pasar modal.”
Kini, Inggris percaya diri untuk membagi pengalamannya kepada Indonesia dalam mengembangkan ekonomi syariah di negara yang bahkan penduduk muslimnya tidak banyak.
“ Sebagaimana Anda ketahui, Inggris adalah salah satu negara di dunia yang paling sukses keuangannya. Kami punya persediaan modal dalam jumlah fantastis dan lembaga keuangan yang juga luar biasa,” ucap Moazzam Malik berbangga.
Walikota London, Inggris Lord Alderman Alan Yarrow dalam sambutannya mengatakan kedatangannya ke Indonesia sengaja dilakukan untuk membagi pengalaman Inggris mengembangkan ekonomi syariah. " Karena harus disadari, kesempatan yang ada di Indonesia itu besar sekali,” tuturnya.
Berbekal mesin perekonomian yang berperan penting bagi pertumbuhan di seluruh wilayah ASEAN, Alan menilai Indonesia merupakan pasar yang sangat krusial bagi Inggris.
“ Dengan berbagai proyek infrastruktur hebat yang ada, perusahaan-perusahaan kota London siap mendukung Indonesia dengan model perekonomian yang inovatif, kecakapan studi dan aplikasi dari rencana-rencana ini,” tutur lelaki yang juga menjabat sebagai Duta Besar Inggris untuk pelayanan profesional dan finansial.
“ Perbankan syariah dan potensi kerjasama kedua negara adalah subjek yang ingin saya angkat dalam kunjungan ini. Karena, saya ingin menunjukkan bahwa Inggris adalah pemimpin komunitas finansial internasional di negara Barat,” tutupnya.
(laporan: Kurnia Yunita)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

