Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (merdeka.com)
Dream - Bursa saham Indonesia kembali menapak zona hijau setelah dua hari perdagangan terakhir merayap di teritori negatif. Menguatnya bursa saham regional menjadi sentimen bagi gerak indeks kali ini.
Meski terbilang sangat minim, pemodal asing masih melakukan aksi beli saham. Nett buy asing hingga 45 menit perdagangan saham telah mencapai Rp 93,7 miliar.
Pada pra pembukaan perdagangan saham, Selasa, 15 Juli 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 11,89 poin atau 0,24 persen menjadi 5.032,95.
Penguatan IHSG masih terus berlanjut hingga sesi pembukaan dimana indeks menguat 18,17 poin (0,35%) ke level 5.039,43.
Pagi ini gerak emiten-emiten bursa diwarnai penguatan harga saham. Hingga pukul 9.45 WIB, sebanyak 150 saham bergerak menguat sementara 58 lainnya mengalami koreksi.
Sentimen regional juga menjalar pada laju Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang dibuka menguat ke level 164,94. ISSI saat ini masih terus berjalan di zona merah dan sempat menembus posisi tertinggi di level 165,52.
Menguat harga saham dari 105 emiten syariah membawa indeks ISSI bergerak nyaman di zona hijau. Transaksi perdagangan melibatkan 7,22 miliar saham beralih tangan dan uang yang berputar mencapai Rp 620,16 miliar.
Kondisi yang sama terjadi di daftar indeks saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) menguat ke level 682,3 dan menyentuh posisi tertinggi 684,84.
Sebanyak 21 emiten bluechips syariah bergerak menguat sementara 5 lainnya masih tertinggal di zona negatif.
Kepala Riset PT Trust Securities, Reza Priyambada dalam ulasannya mengatakan pelaku pasar kemarin memang masih dilanda aksi ambil untung pelaku pasar.
Pasar juga sudah mulai meninggalkan sentimen Pilpres yang sempat membawa IHSG menembus level 5.100.
" Belum tertutup sempurnanya utang gap 4918-5008 dapat memicu pelemahan lanjutan. Tetapi setidaknya laju bursa saham global dapat menahan pelemahan yang akan terjadi," katanya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya