Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.
Dream – Kabar baik bagi masyarakat. Pemerintah memperkirakan rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018 kemungkinan tidak ada menaikkan harga BBM, tarif listrik, dan elpiji pada tahun depan.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati seperti dilansir laman kemenkeu.go.id, Selasa 23 Agustus 2017, mengatakan pemerintah menganggarkan subsidi energi di APBN 2018 sebesar Rp103,4 triliun. Anggaran ini terdiri atas subsidi BBM dan elpiji sebesar Rp51,1 triliun dan listrik Rp52,2 triliun.
“ Asumsi yang sangat eksplisit adalah tidak ada kenaikan BBM, tidak ada kenaikan elpiji, dan tidak ada kenaikan listrik. Jumlah pelanggan 900 VA barangkali yang akan dibatasi karena sesuai dengan alokasi Rp52,2 triliun tadi,” kata dia di Jakarta.
Mantan direktur perencanaan Bank Dunia ini mengatakan sektor-sektor unggulan, seperti pertanian, perikanan, dan pariwisata akan didukung, baik dari sisi infrastruktur maupun sektor pendukung.
Dikatakan bahwa ketiga sektor ini punya fungsi strategis dari sisi ketahanan pangan sampai penciptaan lapangan kerja.
“ Oleh karena itu, kita memberikan anggaran kepada sektor itu maupun infrastruktur yang mendukungnya. Jadi, 409 (triliun) dari infra (infrastruktur) itu juga banyak untuk mendukung pertanian, perikanan dan pariwisata. Jalan raya, airport, seaport, kemudian irigasi, electricity power itu semua tujuannya untuk membantu tiga sektor unggulan ini,” kata dia. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya