Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Karyawan Senior Menggambar Blueprint Gambar Arsitek. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Saat ini, masa pensiun manusia rata-rata 65 tahun. Mereka pun bekerja sebaik mungkin sebelum memasuki masa pensiun. Tentunya untuk mencapai kesejahteraan finansial saat senja.
Pada kenyataannya, usia pensiun itu hanyalah ketentuan di atas kertas. Pendiri Edelman Financial Services, Ric Edelman, seperti dikutip dari Business Insider, Selasa 22 Agustus 2017, mengatakan konsep pensiun itu telah menghilang.
“ Gagasan tentang Anda lahir, pergi ke sekolah, mendapatkan pekerjaan, lalu meninggal, itu telah hilang,” kata dia.
Edelman mengatakan manusia bisa saja terus bekerja, bahkan ketika berusia di atas 65 tahun. Tentunya itu semua bisa terjadi karena dukungan dengan teknologi.
Teknologi akan menjaga kesehatan orang lebih lama dan memperpanjang manusia untuk hidup lebih lama berpuluh-puluh tahun. Dikatakan juga manusia bisa hidup lebih panjang hingga 110 tahun-120 tahun dengan teknologi.
“ Anda akan bekerja sampai usia 75 tahun, 85 tahun, 95 tahun, dan 105 tahun. Jangan khawatir. Itu tidak terdengar mengerikan karena Anda benar-benar ingin bekerja,” kata dia.
Sekadar informasi, ilmuwan saat ini memperdebatkan potensi perkembangan masa hidup manusia. Ada yang bilang manusia bisa hidup sampai 120 tahun dan ada yang bilang tanpa batas.
Saat ini juga banyak ilmuwan yang tengah berupaya untuk meningkatkan kesehatan manusia yang bisa berujung pada peningkatan usia hidup. Dengan penemuan ini, tidak tertutup teknologi bisa membantu manusia untuk hidup lebih lama dan memiliki usia kerja lebih lama juga.
“ Saat ini, banyak ilmuwan antipenuaan yang fokus kepada ide untuk meningkatkan perkembangan kesehatan, sama seperti mereka meningkatkan perkembangan masa hidup,” tulis penulis Business Insider, Kevin Loria.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya