Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Irfan Setiaputra (Foto: Liputan6.com/Angga Yuniar)
Dream - Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk Irfan Setiaputra menyambut positif rencana penggabungan usaha (merger) Garuda Indonesia, Citilink dan Pelita Air. Kabar ini sebelumnya diungkap Menteri BUMN Erick Thohir.
Irfan mengatakan, rencana merger tersebut masih dalam tahap awal. Pihaknya tengah mengeksplorasi secara mendalam atas berbagai peluang sinergi bisnis untuk mengoptimalkan aspek profitabilitas kinerja. Juga untuk memperkuat ekosistem bisnis industri transportasi udara di Indonesia.
" Dapat kami sampaikan bahwa hingga saat ini proses diskusi terkait langkah penjajakan aksi korporasi tersebut masih terus berlangsung intensif," kata Irfan dikutip dari Merdeka.com, Rabu, 23 Agustus 2023.
Rencana merger tersebut menjadi sinyal positif, lanjut Irfan bagi upaya penguatan fundamental kinerja Garuda Indonesia. Khususnya pasca-restrukturisasi yang terus dioptimalkan melalui berbagai langkah akseleratif transformasi kinerja bersama pelaku industri aviasi Indonesia.
" (Merger) tersebut menjadi sinyal positif bagi penguatan fundamental kinerja perusahaan khususnya pasca restrukturisasi," ujar Irfan.
Terkait tindak lanjut penjajakan yang lebih spesifik atas realisasi rencana strategis tersebut, pihaknya akan terus menginformasikan secara berkelanjutan kepada publik.
Dream - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, berencana melakukan penggabungan usaha (merger) tiga maskapai pelat marah Tanah Air, yakni Garuda Indonesia, Citilink, dan Pelita Air.
" Kita juga upayakan Pelita Air, Citilink, dan Garuda, merger untuk menekan cost," kata Erick dalam keterangannya, dikutip dari Merdeka.com, Selasa 22 Agustus 2023.
Alasan dari merger tersebut adalah bagian dari proses efisiensi untuk menekan biaya logistik. Bagi Erick, efisiensi di tubuh BUMN terus menjadi agenda utama pada perusahaan-perusahaan milik negara yang ia pimpin.
" Setelah melakukan rangkaian program efisiensi pada empat Pelindo," ungkap Erick.
Erick mengungkapkan, Indonesia masih kekurangan sekitar 200 pesawat dalam bisnis penerbangan, salah satu penyebabnya karena mahalnya biaya logistik.
Perhitungan itu diperoleh dari perbandingan antara Amerika Serikat dan Indonesia. Di Amerika Serikat, terdapat 7.200 pesawat yang melayani rute domestik dengan pangsa pasar 300 juta populasi.
Di Negeri Paman Sam, rata-rata GDP (pendapatan per kapita) mencapai US$40.000. Sementara di Indonesia, dengan 280 juta penduduk memiliki GDP US$4.700.
" Itu berarti Indonesia membutuhkan 729 pesawat. Padahal sekarang, Indonesia baru memiliki 550 pesawat. Jadi perkara logistik kita belum sesuai," ujar Erick.
Melalui rencana merger tersebut, dia berharap biaya logistik di Indonesia terus menurun. Sehingga semakin meningkatkan daya saing dunia bisnis dalam negeri.
" BUMN terus menekan logistic cost. Pelindo dari 4 (perusahaan) menjadi 1. Sebelumnya, logistic cost mencapai 23 persen, sekarang jadi 11 persen. Kita juga upayakan Pelita Air, Citilink, dan Garuda merger untuk menekan cost," ucap Erick.
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes