Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Angka Kemiskinan Turun Karena Upah Buruh Tani Meningkat. (Foto: Ilustrasi)
Dream – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin per September 2016, sebanyak 27,76 juta orang. Angka ini berkurang 250 ribu orang dari jumlah orang miskin pada Maret 2016 yang sebanyak 28,01 juta orang.
Dilansir dari Badan Pusat Statistik, Rabu 4 Januari 2017, jumlah penduduk miskin di perkotaan turun dari 7,79 persen pada Maret 2016 menjadi 7,73 persen pada September 2016. Penurunan juga terjadi di pedesaan dimana jumlah orang miskin berkurang menjadi 13,96 persen.
Meski secara presentasr berkurang, jumlah penduduk miskin di perkotaan justru bertambah 150 ribu orang dari 10,34 juta orang pada Maret 2016 menjadi 10,49 juta orang pada September 2016.
Kondisi berbeda terjadi di pedesaan. Jumlah orang miskin berkurang 390 ribu orang menjadi 17,28 juta orang pada September 2016.
Kepala BPS, Suhariyanto, mengatakan penurunan jumlah orang miskin disebabkan oleh empat hal. Pertama, inflasi rendah terjadi pada periode Maret-September 2016, yaitu sebesar 1,34 persen.
Kedua, harga eceran beras, cabai rawit, cabai merah, telur, dan telur ayam ras turun pada periode Maret 2016-September 2016. Harga beras turun 1,21 persen menjadi Rp13.140 per kg. Sementara harga cabai merah turun 14,06 persen menjadi Rp39.151 per kg.
“ Harga cabai rawit turun 13,77 persen dan telur ayam ras turun 0,56 persen,” kata dia di Jakarta.
Selain bahan makanan, BPS juga mencatat kontribusi dari kenaikan upah buruh yang mengurangi jumlah orang miskin di Indonesia. Upah buruh tani tercatat naik 1,42 persen dari menjadi Rp48.523 pada September 2016.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya